Wagub Sebut PTM 100% Bisa Dikurangi Jika DKI Naik ke Level 3 PPKM

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 12:09 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan sidak di perkantoran dan pusat perbelanjaan Ibu Kota. Sidak dilakukan untuk pastikan aturan PPKM diterapkan.
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) kapasitas 100 persen tetap dilanjutkan. Riza mengatakan kapasitas ruangan selama PTM baru bisa dikurangi jika status PPKM Jakarta meningkat ke level 3.

"Ketentuannya kalau (PPKM) di level 3, baru PTM bisa 50 persen," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (26/1/2022).

Untuk saat ini, kata dia, Jakarta masih memenuhi syarat pembukaan sekolah yang tercantum dalam SKB 4 menteri, sehingga PTM 100 persen masih relevan diberlakukan di sekolah Jakarta.

"Karena PPKM masih di level 2 dan syarat vaksinnya memenuhi syarat, yaitu di atas 80, bahkan 98 persen yang divaksin bagi tenaga pendidik," ujarnya.

Di samping itu, Riza tak menampik jika perkembangan COVID-19 Jakarta menjadi pertimbangan mengevaluasi PTM. Apalagi kasus aktif COVID-19 sudah menyentuh angka 12 ribu orang.

Karena itu, dia meminta supaya sekolah dan orang tua mengoptimalkan pengawasan terhadap para siswa.

"Kami minta satgas di sekolah ditingkatkan, dioptimalkan, diperketat bagi orang tua harus memastikan anak-anaknya melaksanakan prokes," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, sekolah yang ditutup akibat kasus COVID-19 bertambah. Setidaknya ada 120 siswa positif COVID-19 sehingga 90 sekolah ditutup sementara.

"Total jumlah sekolah yang ditemukan kasus positif 90 sekolah," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dalam keterangan tertulis, Rabu (26/1/2022).

Merujuk pada daftar sekolah yang diberikan oleh Riza, sekolah yang ditutup tersebar di lima wilayah Kota Jakarta, dari jenjang TK hingga SMA. Rinciannya, Jakarta Barat 9 sekolah, Jakarta Pusat 5 sekolah, Jakarta Selatan 31 sekolah, Jakarta Timur 42 sekolah, dan Jakarta Utara 3 sekolah.

"Kasus positif COVID-19 terdiri atas 120 siswa, 9 guru, dan 6 tenaga pendidik," jelasnya.

Adapun data ini merupakan cut off per 22 Januari 2022. Durasi penutupan sekolah pun beragam, yakni 5-14 hari. Saat ini sekitar 80 sekolah sudah diizinkan buka kembali.

Simak Video 'Omicron Meningkat, Menko PMK: PTM Tetap Berjalan':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/yld)