Soal Jadwal Pemilu 2024, Gus Muhaimin: Bebas Lah, Kapan Saja PKB Siap

Muhamad Yoga Prastyo - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 21:20 WIB
Ketum PKB Muhaimin Iskandar
Foto: Dok. PKB
Jakarta -

Pemerintah resmi menyepakati jadwal Pemilu selanjutnya yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Sejumlah partai politik pun menyampaikan dukungan atas kesepakatan yang dilakukan pemerintah bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tersebut.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Gus Muhaimin meyakini bahwa keputusan tersebut sudah dipertimbangkan dengan matang. Untuk itu, menurutnya, PKB tak mempersoalkan keputusan tersebut dan siap berkontestasi dengan optimal.

"Prinsipnya kita menerima keputusan KPU dan pemerintah. Bebas lah ya, mau digelar 14 Februari atau kapan saja PKB selalu siap," ujar Gus Muhaimin dalam keterangan tertulis, Selasa (25/1/2022).

Pria yang juga keponakan mantan Presiden KH. Abdurrahman Wahid itu pun menambahkan, bahwa PKB saat ini fokus pada target merebut kemenangan Pemilu 2024. Ia pun tegas mengatakan kapan pun Pemilu dilaksanakan, yang penting PKB menang dan dirinya menjadi presiden.

"Ya deklarasi-deklarasi itu amanah besar untuk saya. Fokus kita mengawal amanah itu, bukan mempersoalkan waktu Pemilu. Mau Pemilu digelar 14 Februari atau waktu-waktu yang lain yang penting PKB menang dan presidennya saya deh, haha," ucapnya.

Pernyataan tersebut disampaikannya bukan tanpa alasan. Ia menyatakan target tersebut sangat realistis bisa diraih oleh PKB. Banyaknya deklarasi dukungan maju menjadi calon presiden 2024 disebutnya sebagai bukti konkret dan harus dikawal serius oleh PKB.

"Kita realistis saja, suara PKB paling banyak di antara partai islam, bukan cuma di Indonesia, tapi di dunia. Kita punya pengalaman panjang, pernah juga sukses mengusung Gus Dur, jadi sudah waktunya 'Mari Bung Rebut Kembali'," terang Gus Muhaimin.

Gus Muhaimin pun menyebut keputusan pelaksanaan Pemilu pada 14 Februari di saat yang bersamaan juga dapat memupuskan wacana perpanjangan masa jabatan presiden yang selama ini berembus di publik.

"Ya otomatis terbantahkan isu-isu itu. Jadi saya kira stop saja dibahas, nggak ada itu perpanjangan-perpanjangan," tegasnya.

Simak juga video 'Komisi II DPR Setuju Pemilu Serentak Digelar 14 Februari 2024':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)