Bareskrim Minta Warga Lapor Jika Temukan Penimbunan Minyak Goreng

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 17:52 WIB
Mulai hari ini harga minyak goreng kemasan dipatok dengan harga Rp 14 ribu rupiah. Terbukti, harga tersebut sudah terpampang di sejumlah minimarket.
Minyak goreng (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah minimarket di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel) hingga Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami kelangkaan minyak goreng setelah pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter. Bareskrim Polri melalui Satgas Pangan meminta masyarakat melapor kepada polisi apabila menemukan dugaan penimbunan minyak goreng di wilayah masing-masing.

"Silakan laporkan ke kepolisian setempat," ujar Wakasatgas Pangan Brigjen Whisnu Hermawan saat dimintai konfirmasi, Selasa (25/1/2022).

Whisnu turut menyampaikan hasil temuan Satgas Pangan Pusat dan Satgas Pangan Daerah mengenai stok minyak goreng dan gula pasir di lapangan. Whisnu mengatakan ketersediaan minyak goreng di retail modern aman, setidaknya sampai 2 minggu ke depan.

"Bahwa ketersediaan di jaringan retail modern aman sampai 2 minggu ke depan. Pada retail modern, khususnya di Pulau Jawa, sudah mendapatkan distribusi di masing-masing outlet (sekitar 5-10 karton)," tuturnya.

Kemudian, Whisnu menyampaikan tidak ada minyak goreng yang harganya di atas HET atau Rp 14 ribu per liter di retail modern. Whisnu meminta, apabila warga menemukan aksi borong atau dugaan penimbunan minyak goreng, segera melapor ke polisi.

"Tidak ada kekosongan stok, antrean panjang, aksi borong, dan dugaan penimbunan. Bila masyarakat menemukan adanya keadaan dan/atau dugaan pelanggaran tersebut, agar dilaporkan kepada kami," terang Whisnu.

Minimarket di Jaksel Alami Kelangkaan Minyak Goreng

Persediaan minyak goreng di sejumlah minimarket mulai langka. Hal ini imbas dari penetapan minyak goreng satu harga Rp 14 ribu per liter oleh pemerintah beberapa hari lalu.

Berdasarkan pernyataan dari karyawan Indomaret di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, minyak goreng langsung ludes diborong pembeli begitu stok tersedia.

"Kemarin itu minyak datang 100 karton, cuma ya gitu, sehari langsung habis. Hari ini minyak tidak ada di list barang datang," kata salah satu karyawan Indomaret kepada detikcom, Selasa (25/1).

(drg/gbr)