Rano Karno Sempat Cek Ulang Kabar Maura Magnalia Meninggal Imbas Banyak Hoax

Dwi Rahmawati - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 16:08 WIB
Anggota DPR RI Rano Karno (Dwi Rahmawati/detikcom)
Anggota DPR RI Rano Karno (Dwi Rahmawati/detikcom)
Jakarta -

Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Rano Karno, sempat tidak percaya putri Waketum Partai Golkar Nurul Arifin, Maura Magnalia Madyaratri, meninggal dunia. Rano mengecek ulang kabar tersebut karena akhir-akhir ini banyak hoax mengenai meninggalnya artis.

"Mencoba mencari tahu apa sih, tapi saat mendapat kabar yang pasti bahwa sang putri meninggal dunia, kita mengucap turut berduka cita pada Mbak Nurul dan Mas Mayong," kata Rano Karno di rumah duka, kawasan Cinere, Depok, Selasa (25/1/2022).

Rano mengaku tak mengenal Maura, tetapi ia tahu bahwa Nurul Arifin memiliki dua anak. Rano Karno menyinggung beberapa nama artis yang sempat jadi korban hoax.

"Banyak hoax kemarin Dorce lah, Tukul, jadi ini siapa ini. Kemudian baru dapat dari Mbak Widya itu putrinya Mbak Nurul, kaget kita apa yang terjadi," tuturnya.

Lebih lanjut, Rano Karno mengingatkan bahwa serangan jantung bisa terjadi pada siapapun tanpa memandang usia. Dia mengungkapkan Nurul Arifin yang baru ditinggal anaknya tampak tabah.

"Kebetulan saya juga sudah pasang ring tiga jantung juga. Jadi jantung ini sekarang jangan dipikir usia muda. Muda pun bisa terjadi. Jadi artinya begitulah keadaan, tapi saya lihat Mbak Nurul baik, tabah," imbuh Rano.

Sebelumnya diberitakan, putri dari Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurul Arifin, Maura Magnalia Madyaratri, meninggal dunia. Nurul Arifin mengungkap kronologinya.

"Tadi malam pukul 01.00 WIB itu masih ngobrol sama Mas Mayong (suami Nurul Arifin). Masih chat sama teman-temannya," ujar Nurul, kepada wartawan, di rumah dukanya di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, Selasa (25/1).

Nurul menuturkan, sekitar pukul 04.30 WIB, Maura ditemukan meninggal di meja makan dalam kondisi tubuhnya sudah dingin.

"Pembantu kami bangun, dia sudah tertidur di meja makan. Diangkat sudah dingin," paparnya.

Sementara itu, suami Nurul, Mayong Suryo Laksono, menuturkan putrinya itu mengalami sudden cardiac arrest atau henti jantung mendadak. Maurala sempat ditangani di rumah sakit.

"Dia kalau penyebab sakitnya kan henti jantung, terus tadi kami bawa ke rumah sakit pukul 05.00 WIB pagi, dinyatakan meninggal 05.37 WIB. Jadi ada waktu 37 menit. Dari rumah sudah lemas dan dingin. Karena memang kondisinya lagi drop, dia tidak tidur lagi ngurusi wisudanya bulan depan, dia akan wisuda dari Sidney University, dia baru selesai S2. Wisudanya masih belum tahu boleh atau tidak pergi Australia karena lagi lockdown," paparnya.

Simak Video 'Jenazah Putri Nurul Arifin Akan Dimakamkan di Sandiego Hills':

[Gambas:Video 20detik]

(drg/drg)