Lelang Tender Sirkuit Formula E 'Gagal', PSI: Jangan Dipaksa, Nanti Jeblos

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 13:53 WIB
Formula E
Formula E (Foto: dok istimewa)
Jakarta -

PSI DKI Jakarta mendesak Pemprov DKI Jakarta dan Jakpro terbuka jika lelang tender pembangunan sirkuit Formula E 'gagal'. PSI menilai sejak awal penyelenggaraan ajang balap mobil listrik itu tak memiliki persiapan matang.

"Soal gagal lelang, pihak Gubernur Anies dan Jakpro tidak berani bicara secara terbuka apa sebabnya. Semua lempar-lemparan. Ini kan bikin publik makin bingung, kami saja yang tiap hari mengawasi bingung. Balapan lepas tangan bahaya. Artinya, banyak yang tidak clear," kata Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Victor Sianipar dalam keterangan tertulis, Selasa (25/1/2022).

Michael juga menyinggung soal Jakpro yang belum mendapatkan sponsor, padahal ajang balap itu sudah dekat. Dia lantas mengibaratkan perencanaan event Formula E seperti lomba balap karung yang dikejar waktu.

"Info yang kami dapat, kerjasama sama sponsor semuanya baru lisan. Belum ada yang pasti, waktunya sudah sangat mepet. Balap mobil listrik dengan gaya balap karung ini," ujarnya.

PSI meminta supaya penyelenggara bersikap transparan soal 'gagal' tender. PSI mengingatkan agar tak memaksakan gelaran Formula E jika tidak mampu membangun sirkuit sesuai tenggat.

"Kami dari PSI, menunggu penjelasan. Kami berharap Pemerintah DKI Jakarta terbuka, kalau tidak mampu bilang, jangan dipaksa, nanti sirkuitnya jeblos. Tambah molor, tambah panik, pasti berantakan," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, lelang tender pembangunan lintasan Formula E tertulis gagal di situs resmi JakPro. Direktur Utama PT JakPro Widi Amanasto memberi penjelasan.

"Bukan gagal, tapi retender, hari ini sudah proses lagi, secepatnya selesai," kata Direktur Utama PT JakPro Widi Amanasto saat dihubungi, Selasa (25/1/2022).

Widi tidak menjelaskan lebih rinci penyebab pembangunan sirkuit Formula E ditender ulang. Widi mengatakan agar penjelasan dimintakan kepada Direktur JakPro Gunung Kartiko selaku Managing Director Formula E.

Meski demikian, Widi meyakini proses lelang rampung dalam waktu dekat.

"Insyaallah segera, karena proses retender, jadi lebih cepat," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, tender lelang pembangunan lintasan Formula E tertulis gagal berdasarkan situs e-Procurement JakPro. Metode pengadaannya pelelangan dengan pascakualifikasi. Nilai harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 50.157.633.916,00 (miliar).

(taa/idn)