Massa Terus Bertambah, Puluhan Toko di Makassar Tutup

Massa Terus Bertambah, Puluhan Toko di Makassar Tutup

- detikNews
Selasa, 09 Mei 2006 16:36 WIB
Makassar - Isu perkosaan dan pembunuhan berbau SARA membuat puluhan pemilik toko di sepanjang Jl. Latimojong, Makassar panik dan menutup tokonya. Penutupan dilakukan setelah melihat jumlah massa bertambah banyak. Jika awalnya hanya ratusan, hingga pukul 17.00 Wita massa diperkirakan lebih dari 1.000 orang. Pantauan detikcom dari Jalan Gunung Latimojong, Makassar, Selasa (9/5/2006), massa tetap bergerombol di sepanjang kawasan pertokoan Latimojong, meski pihak kepolisian berkali-kali meminta mereka membubarkan diri. Sebanyak dua peleton petugas kepolisian berusaha membubarkan massa. Namun, massa tidak mengindahkan. Bahkan jumlahnya terus bertambah.Untuk mengurangi jumlah kerumunan massa, polisi lalulintas mengalihkan arus kendaraan. Seluruh kendaraan dialihkan ke jalan-jalan sekitar Jl. Gunung Latimojong, sehingga konsentrasi berkurang.Namun upaya aparat kepolisian untuk memperkecil massa yang bergerombol belum berhasil. Massa yang dihalau berpindah ke tempat yang lain. Konsentrasi massa terbesar di depan rumah WN, pemilik toko yang diduga memperkosa dan membunuh Sahreni di Ruko A8. Isu perkosaan dan pembunuhan terhadap Sahrani beredar sejak kemarin. Namun massa mulai bergerombol sejak pukul 13.00 Wita, dengan konsentrasi di Jl. Gunung Latimojong, Makassar. (jon/)


Berita Terkait