Bamsoet Puji Gerak BS Sediakan Pengobatan Gratis ke Warga Korban Semeru

Muhamad Yoga Prastyo - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 22:28 WIB
Pengobatan gratis ini diberikan oleh Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas Indonesia (GERAK BS Indonesia) Peduli di posko GERAK BS, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur.
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, atau yang akrab disapa Bamsoet, mengapresiasi pelaksanaan pengobatan gratis yang diberikan kepada warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Pengobatan gratis ini diberikan oleh Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas Indonesia (GERAK BS Indonesia) Peduli di posko GERAK BS, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur.

"Pengobatan gratis ini untuk memastikan warga yang masih dalam pengungsian bisa tetap terjaga kesehatannya. Bagi yang sehat, ada pemberian vitamin untuk menjaga imun tubuh tetap terjaga. Bagi yang kurang sehat, dokter akan memberikan obat sesuai kebutuhan. Semoga pengobatan gratis ini bisa sedikit meringankan beban saudara sebangsa yang masih harus mengungsi akibat erupsi Gunung Semeru pada tahun 2021 lalu," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis, Senin (24/1/2022).

Bamsoet menyebut, selain mengadakan pengobatan gratis, ada juga pemberian bantuan yang dibagikan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut di antaranya penyediaan air bersih melalui pembangunan toren air bersih, perlengkapan ibadah, susu UHT untuk balita, masker, dan berbagai kebutuhan para pengungsi lainnya.

"Kita juga apresiasi gerak cepat BNPB yang telah membangun Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) di berbagai kawasan relokasi bagi warga terdampak awan panas guguran Gunung Semeru. Memanfaatkan lahan seluas 81 hektar yang berlokasi di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Rencananya, di sana akan dibangun 1.473 Huntara dan Huntap," papar Bamsoet.

Lebih lanjut, pria yang juga berstatus sebagai pendiri GERAK BS Indonesia ini menjelaskan spesifikasi Huntara dan Huntap yang dibangun. Ukuran untuk Huntap mempunyai luas sebesar 6 x 6 meter, sedang Huntara yang akan dibangun berukuran 4,8 m x 6 m.

Guna mengakomodasi kegiatan sehari-hari warga, kawasan relokasi ini juga akan dibangun fasilitas penunjang lainnya seperti masjid, taman, pasar, dan sarana olahraga.

"Gerak BS dan berbagai organisasi sosial kemasyarakatan lainnya siap sedia memberikan bantuan yang dibutuhkan dalam tahap awal pembangunan Huntara dan Huntap. Antara lain menyangkut penyediaan air bersih, hingga melengkapi berbagai kebutuhan dasar dan dapur warga," pungkas Bamsoet.

Sebagai tambahan informasi, pelaksanaan pengobatan gratis ini dilakukan GERAK BS Indonesia bersama dengan Gakeslab DKI Jakarta dan Jawa Timur, Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia, Muhammadiyah Disaster Management Center, dan Tim Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta.

(akn/ega)