Wagub DKI Pastikan Banjir-Omicron Tak Ganggu Kegiatan G20 di Jakarta

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 22:10 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan banjir yang kerap melanda Jakarta tidak akan mengganggu serangkaian kegiatan G20 di Jakarta. Dia juga memastikan meningkatnya kasus Omicron di Jakarta juga tidak akan mengganggu agenda tersebut.

"Kalau terkait banjir memang ada peningkatan di Januari-Februari, tapi insyaallah banjir dapat kita tangani, kita kendalikan tidak akan mengganggu kegiatan G20 yang direncanakan dipindah dari Bali ke Jakarta. Begitu juga dengan saat ini ada varian Omicron," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin (24/1/2022).

Riza yakin Pemprov DKI Jakarta bisa mengendalikan kasus COVID-19, termasuk varian Omicron. Meski puncak Omicron diprediksi terjadi pada Februari dan Maret 2022.

"Bahkan menurut beberapa pakar disampaikan juga pak menteri, Pak Luhut puncaknya ada Februari, tapi insyaallah kita dapat mengatasi dan mengendalikan, sekalipun ada Omicron tidak akan mengganggu G20," ucapnya.

Seperti diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membatalkan salah satu rangkaian acara G20 jalur keuangan (finance track) di Bali dan dipindahkan ke Jakarta. Hal itu imbas tingginya penyebaran COVID-19 varian Omicron.

Pembatalan itu tertuang dalam surat Kemenkeu Nomor S-3/G20.33/2022 yang telah ditandatangani Sekretaris I Panitia Pelaksanaan Pertemuan G20 (Bidang Logistik) Rudy Rahmaddi. Sumber detikcom sudah membenarkan isi surat tersebut.

Agenda yang dibatalkan di Bali dan dipindahkan ke Jakarta khusus penyelenggaraan 2nd Finance and Central Bank Deputies Meetings (FCBD) atau pertemuan para deputi & 1st Finance Ministers and Central Bank Governors Meetings (FMCBG) atau pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral. Kegiatan itu rencananya digelar di Nusa Dua pada 15-18 Februari 2022.

"Memperhatikan perkembangan COVID-19 di tingkat global dan nasional, terutama dari varian Omicron yang tingkat penyebarannya sangat tinggi serta mempertimbangkan hasil survei kehadiran (in person) para delegasi G20, maka dengan ini diberitahukan bahwa penyelenggaraan 2nd FCBD & 1st FMCBG dipindahkan dari Bali ke Jakarta," tulis surat tersebut dikutip Kamis (20/1).

"Berkenaan dengan hal-hal di atas, maka seluruh agenda kegiatan 2nd FCBD & 1st FMCBG di Bali dan seluruh rangkaian persiapannya, dibatalkan," tambahnya.

Untuk diketahui, Indonesia terpilih sebagai tuan rumah G20 yang rangkaian kegiatannya dimulai dari Desember 2021 sampai November 2022. Dalam konsep awal, penyelenggaraan kegiatan tersebar ke berbagai kota di daerah.

(dek/fas)