Polri Jamin Proses Laporan Kakek Tukang AC Jadi Korban Mafia Tanah

Mulia Budi - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 20:00 WIB
Ilustrasi Gedung Mabes Polri di Jakarta
Gedung Mabes Polri (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Seorang kakek bernama Ng Je Ngay (70), yang menjadi korban mafia tanah, menyurati Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar kasus yang dialaminya diusut tuntas. Polri memastikan menerima setiap laporan terkait mafia tanah, termasuk dari kakek yang bekerja sebagai tukang servis AC itu.

"Polri menyampaikan bahwa terkait dengan dugaan penyalahan mafia tanah, Polri akan selalu menerima segala bentuk laporan terkait dengan persoalan mafia tanah," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (24/1/2022).

Ramadhan mengatakan pihaknya masih terus bekerja. Satuan Tugas (Satgas) Mafia Tanah, sebutnya, terus berusaha mengungkap setiap laporan terkait mafia tanah yang ada.

"Dalam hal ini ada Satgas Mafia Tanah terus bekerja," ucapnya.

Lebih lanjut, Ramadhan mengatakan setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditindaklanjuti. Dia menekankan Polri tidak akan mengabaikan setiap laporan masyarakat.

"Dan menindaklanjuti laporan-laporan yang disampaikan oleh masyarakat," ujarnya.

Kakek Tukang AC Korban Mafia Tanah Surati Kapolri

Sebelumnya, tukang servis AC yang menjadi korban mafia tanah, Ng Je Ngay (70), diwakili kuasa hukumnya mendatangi Bareskrim Polri. Dia menyurati Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar polisi mengusut tuntas kasusnya.

Surat itu berisi Permohonan Perlindungan Hukum dan Pengawasan Korban Mafia Tanah. Surat telah diterima sekretariat umum Mabes Polri dengan nomor 084/SPh-AJ/I/2022.

Pengacara korban, Aldo Joe, mengatakan pihaknya menyayangkan adanya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Hal ini membuat tersangka Anton Gunawan tidak lagi ditahan.

"Karena perkaranya ini garis besarnya di SP3 jadi langsung garis besarnya aja ya ini penetapan tersangka, giliran ditetapkan tersangka mau kita panggil tiba-tiba lawan ini manuver ke Karwasidik," ujar pengacara korban, Aldo Joe, kepada wartawan, Jumat (21/1).

Simak video 'Tukang AC Korban Mafia Tanah di Jakbar Jalani Sidang Putusan':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)