Sempat Ngeluh Sakit, Mahasiswa Sumsel Tewas Saat Ikut Diklatsar Mapala

Prima Syahbana - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 18:47 WIB
Seorang Mahasiswa asal Palembang meninggal dunia saat ikuti diklatsar Mapala di Merapi Lahat. (Foto: Istimewa)
Seorang Mahasiswa asal Palembang meninggal dunia saat ikuti diklatsar Mapala di Merapi Lahat. (Foto: Istimewa)
Lahat -

Seorang mahasiswa universitas swasta, M Ravi (22), meninggal saat mengikuti diklatsar pencinta alam di Lahat, Sumatera Selatan. Beberapa jam sebelum dikabarkan tewas, Ravi sempat mengeluh sakit.

"Iya benar, ada seorang mahasiswa yang meninggal dunia saat mengikuti diklatsar Mapala di wilayah hukum Polsek Merapi Barat," kata Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (24/1/2022).

Kasi Humas Polres Lahat Aiptu Lispono menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (23/1) dini hari kemarin, sekitar pukul 01.00 WIB di wilayah sekitar Kantor BKSDA Desa Ulak Panda, Merapi Barat, Lahat.

"Meninggalnya korban di lokasi tersebut diketahui oleh 3 orang saksi, semuanya mahasiswa. Awal mulanya korban beserta 6 temannya mengikuti pradiksar dan diklatsar di lokasi tersebut yang di adakan oleh 12 orang Panitia Gema Persada Universitas Muhammadiyah Palembang," kata Lispono, terpisah.

Berdasarkan keterangan saksi, korban mulai merasakan sakit sudah sejak Sabtu (22/1) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Korban saat itu mengeluhkan sakit maag yang dialaminya kepada panitia.

"Sehingga panitia saat itu menyarankan kepada korban untuk berobat namun korban tidak mau dan korban meminta kepada temannya untuk mengerok badannya dan selanjutnya korban disuruh untuk beristirahat," terangnya.

Dan pada pukul 23.00 WIB di hari yang sama, sambung Lispono, panitia mengadakan acara penutupan kegiatan diklatsar. Sayangnya, korban malah meminta ke panitia untuk mengikuti penutupan tersebut.

"Saat itu, korban meminta kepada panitia untuk tetap mengikuti kegiatan tersebut. Namun panitia hanya mengizinkan korban untuk duduk di dekat kegiatan dan tidak di izinkan untuk mengikuti kegiatan penutupan diklatsar tersebut. Selanjutnya, Minggu 23 Januari 2022 sekira pukul 01.00 WIB di ketahui korban kembali mengeluhkan sakit maagnya, sehingga saat itu panitia langsung membawa korban ke RSUD Lahat dan sekira pukul 02.00 WIB di ketahui korban sudah meninggal dunia," jelas Lispono.

"Mendapat kabar tersebut, korban kemudian di bawa ke rumah duka di Palembang untuk disemayamkan. Dan pada hari ini (Senin 24/1) sekitar pukul 09.00 WIB korban telah dikebumikan," imbuh dia.

(mae/mae)