Polisi Ungkap Modus Pemalakan di Priok: Sopir Dipaksa Beli Air Mineral

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 17:32 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Jakarta -

Aksi pemalakan kembali terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tindakan pemalakan itu kini menggunakan modus transaksi pembelian air mineral.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sang Ngurah Wiratama mengatakan pihaknya telah menangkap pelaku berinisial DW (26). Pelaku merupakan pedagang air mineral di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

"Kita telah mengamankan penjual air mineral berinisial DW (26) setelah memukuli sopir truk di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara," kata Wiratama kepada wartawan, Senin (24/1/2022).

Aksi pemukulan yang dilakukan oleh DW terjadi pada Jumat (21/1). Saat itu seorang sopir mengalami luka-luka akibat menjadi pemukulan dari pelaku DW.

Wiratama mengatakan aksi pemukulan pelaku DW berawal saat dia menawari air mineral miliknya kepada para sopir truk. Pelaku DW menjual air mineralnya itu dengan harga yang lebih tinggi dari harga normal.

Harga air mineral yang dijual oleh DW seharga Rp 7.500. Padahal, harga normalnya Rp 5.000. Tiap sopir truk yang menolak membeli air mineral miliknya dengan harga yang telah ditentukannya itu kemudian bakal dipukul oleh pelaku.

"DW menjual air mineralnya dengan melakukan pemaksaan kepada para sopir truk untuk membeli. Apabila para sopir truk tidak membeli, DW akan memaki-maki sampai memukuli mereka," jelas Wiratama.

Pelaku DW saat ini telah ditangkap ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Dia ditetapkan tersangka dengan dugaan pelanggaran di Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

"Pelaku terancam penjara dua tahun delapan bulan," pungkas Wiratama.

(ygs/mei)