Edy Mulyadi Dilaporkan Lagi ke Polda Sumut soal 'Tempat Jin Buang Anak'

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 17:22 WIB
Edy Mulyadi sebut Prabowo Subianto Macan Jadi Mengeong
Edy Mulyadi (Firda Cynthia/detikcom)
Medan -

Seorang pengacara di Medan, Irwansyah Gultom, melaporkan Edy Mulyadi ke Polda Sumut. Edy dilaporkan karena pernyataan yang diduga menghina Kalimantan.

"Soal dia (Edy) bilang tempat jin buang anak untuk calon ibukota baru itu," kata Irwansyah kepada wartawan, Senin (24/1/2022).

Laporan itu bernomor STTLP/128/1/2022/SPKT/Polda Sumut. Laporan itu tertanggal 24 Januari 2021.

Selain soal Kalimantan, kata Irwansyah, dia melaporkan karena ucapan Edy yang menghina Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Irwansyah menilai pernyataan Edy itu meresahkan masyarakat.

"Termasuk soal pernyataan yang menyebut Prabowo macan mengeong. Saya melaporkan secara pribadi sebagai pengacara," tuturnya.

Edy sebelumnya juga diadukan Forum Pemuda Lintas Agama Kalimantan Timur karena pernyataan yang diduga menghina Kalimantan ke polisi. Edy sebelumnya juga sudah dilaporkan gara-gara ucapan terhadap Menhan Prabowo Subianto soal 'macan mengeong'.

Kelompok tersebut mendatangi Polresta Samarinda, Minggu (23/1). "Kami melaporkan Edy Mulyadi terkait ujaran kebencian yang menyakiti hati masyarakat PPU dan Kalimantan yang diucapkannya di kanal YouTubenya," kata perwakilan Pemuda Lintas Agama Kaltim, Daniel A Sihotang.

Sebagai pelapor, Daniel, yang didampingi GP Ansor, GAMKI, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, Pemuda Hindu, Pemuda Konghucu di Provinsi Kalimantan Timur, mengaku telah di-BAP pihak kepolisian."Sudah di-BAP untuk dimintai keterangan oleh penyidik terkait laporan yang kami sampaikan", ujarnya.

Mereka mempersoalkan pernyataan Edy Mulyadi soal 'tempat jin buang anak, 'genderuwo', kuntilanak', hingga kata 'monyet' yang terdengar dalam video yang dipermasalahkan. Itu diduga mereka sebagai berita bohong dan dugaan penghinaan yang dapat menyulut masyarakat Kalimantan.

"Kata-kata Edy ini yang bilang Kaltim tempat jin buang anak sangat meresahkan masyarakat di sini, itu sebabnya kami mengadukan ke pihak berwajib," ujar Daniel.

(afb/mud)