Panglima TNI Kembalikan Operasi di Papua Seperti di Daerah Lainnya

Firda Cynthia Anggrainy Al Djokya - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 16:30 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa rapat dengan Komisi I DPR RI.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (kedua dari kiri) rapat dengan Komisi I DPR RI. (Firda Cynthia Anggrainy Al Djokya/detikcom)
Jakarta -

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyampaikan pihaknya mengembalikan operasi satuan tugas (satgas) yang ada di wilayah Papua dan Papua Barat sebagai satuan organik. Lantas, satuan di Papua dan Papua Barat akan sama dengan provinsi lain.

"Secara umum ada beberapa perubahan yang kami lakukan untuk menghadapi dinamika permasalahan di sana secara jangka panjang, yaitu dengan mengembalikan tugas-tugas atau operasi yang ada di Papua dan Papua Barat jadi bagian sebagai tugas satuan organik seperti di provinsi dan pulau lain," kata Jenderal TNI Andika Perkasa dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/1/2022).

Dia menyebut perubahan skema itu sebagaimana yang telah disampaikan saat dia menjalani fit and proper test Panglima TNI. Menurutnya, TNI perlu menyiapkan strategi yang lebih bersifat jangka panjang dalam menghadapi permasalahan keamanan dan pertahanan di Papua dan Papua Barat.

"Untuk Papua dan Papua Barat, seperti halnya yang saya sampaikan pada fit and proper test. Masalah ini adalah masalah yang menurut saya akan kita hadapi selamanya," lanjut Andika.

"Dalam arti sesuatu yang memang berhubungan dengan pikiran yang dinamis dan ini harus dihadapi dengan strategi yang lebih sustainable atau jangka panjang," sambung dia.

Andika menambahkan, perubahan strategi operasi itu didorong dengan terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 29 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

"Ditambah lagi, sebetulnya dengan kehadiran Inpres Nomor 29 Tahun 2020. Intinya kami mendapatkan mandat untuk membantu percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat," ucap mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini.

Andika menyebutkan secara umum ada tambahan 8 titik satgas di kedua provinsi tersebut, yaitu Satgas Kodim Paniai, Kodim Intan Jaya, Kodim Puncak, Kodim Lani Jaya, Kodim Yalimo, Kodim Pegunungan Bintang, dan Kodim Nduga.

"Di Papua itu secara umum ada 8 tambahan titik yang memang menurut kami saat ini kalau dilihat dari kebutuhan masih kurang banyak, tapi 8 yang penting saat ini karena kemampuan kami," imbuhnya.

(aud/aud)