Kisah Pilu Melekat pada Makam Upin & Ipin di Palu

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 23 Jan 2022 08:40 WIB
Makam Upin Ipin yang viral di Kota Palu
Foto: Makam Upin dan Ipin yang viral di Palu, Sulteng. (detikcom/Mohammad Qadri)
Palu -

Tersimpan kisah pilu di balik viral makam Upin dan Ipin di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Kakak adik tersebut sama-sama meninggal dalam hitungan hari setelah dilahirkan.

Ayah almarhum Upin dan Ipin, Hikma (48) menyebut Upin meninggal pada 6 Agustus 1995 disusul Ipin pada 2 April 1996. Meski lahir pada tahun berbeda, Upin dan Ipin sama-sama demam sebelum meninggal.

"Yang pertama umur 2 minggu saja dia meninggal. Yang adek cuma 3 hari. Dia (Upin) sakit, panas dingin, demam. Adeknya juga sama," tutur Hikma kepada detikcom, Jumat (21/1/2022).

Cerita pilu yang dialami Hima tak berakhir sampai di situ. Sebab usai kematian Upin dan Ipin, giliran sang istri tercinta yang menghadap sang khalik pada tahun 1999 alias tiga tahun sejak kematian Ipin.

Hikma mengatakan, istrinya meninggal juga karena sakit. "(Nama ibunya) Marlina, almarhumah. Dia meninggal 1999," kenang Hikma.

Makam Viral-Dikira Inspirasi Serial Upin & Ipin di Palu

Diketahui, makam Upin dan Ipin terletak di Pemakaman Uevune Layana, area Kelurahan Layana, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Lokasi makam berjarak 10 menit dari pusat Kota Palu.

Makam Upin dan Ipin awalnya viral dengan narasi 'ternyata kuburan Upin dan Ipin ada di Palu bukan di Malaysia'. Narasi ini membuat pembuat animasi Upin dan Ipin di Malaysia, yang juga populer di Indonesia, Les Copaque memberi klarifikasi bahwa karya mereka tak terinspirasi dari kisah nyata.

Les Copaque mengatakan ide cerita Upin dan Ipin berasal dari Hajah Ainon sebagai pengisi suara Opah dan Haji Burhanuddin selaku pengisi suara Tok Dalang sekaligus Pengarah Urusan Les' Copaque Production.

"Beliau juga turut berkongsi pengalaman beliau dibesarkan di kampung di dalam siri Upin & Ipin," kata Les Copaque dalam klarifikasinya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.