Bayi Kembar 4 Lahir di Denpasar Bali, 1 Laki-laki dan 3 Perempuan

Sui Suadnyana - detikNews
Minggu, 23 Jan 2022 00:21 WIB
Bayi kembar 4 lahir di Denpasar Bali
Bayi kembar 4 lahir di Denpasar, Bali (Foto: dok. istimewa)
Denpasar -

Bayi kembar empat lahir dengan selamat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, Bali, pada Jumat (21/1) sekitar pukul 13.00 WITA. Satu dari empat bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dan tiga lainnya perempuan.

"Jadi bayi pertama itu laki-laki. Bayi pertama itu adalah bayi yang pertama kita keluarkan. Biasanya paling bawah. Itu beratnya 1.470 gram," kata Dokter Spesialis Konsultan Fetomaternal RSUP Sanglah Denpasar, dr I Wayan Artana Putra, dikutip detikcom, Sabtu (22/1/2022).

"Kemudian bayi kedua, ketiga dan keempat semuanya perempuan. Beratnya rata-rata antara 1.500 (gram) sampai 1.400 (gram)," tambahnya.

Artana mengatakan, pasangan suami-istri (pasutri) keempat bayi tersebut awalnya mengikuti program inseminasi. Inseminasi dilakukan karena sperma yang dihasilkan oleh suami dalam kondisi lemah.

"Jadi dia ikut program inseminasi. Inseminasi itu bahasa awamnya semacam kawin suntik gitu lah. Biasanya kalau inseminasi ini dilakukan kalau masalahnya ada di sperma. Jadi spermanya lemah, tidak bisa gerak cepat sedikit gitu," ucapnya.

"Ternyata di luar dugaan. Ternyata hamilnya adalah kembar empat. Jadi dari kemarin itu pemeriksaan awalnya, kelaminnya satu laki dan tiga perempuan," tambah dr Artana.

Dia mengungkap, pihaknya memang merencanakan operasi kelahiran bayi tersebut saat kandungan berumur 34 minggu. Kemudian, pada Jumat (21/1), ibu dari 4 bayi kembar itu sudah mengalami pecah ketuban sehingga segera dilakukan operasi caesar.

"Nah jadi segera kita lakukan operasi caesar. Pada saat datang, ibunya dalam kondisi mules-mules ya, sakit perut pecah ketuban. Jadi kalau sudah pecah ketuban dan sakit perut, itu persalinan tidak bisa ditunda lagi terlalu lama karena sudah berlangsung. Apalagi bayinya kembar empat begini, jadi kita putuskan untuk segera operasi caesar. Karena kalau sudah pecah ketuban itu ada risiko infeksi naik," jelasnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya: