Ditelepon PM Kamboja, Jokowi Tegaskan Sikap RI soal Krisis Myanmar

Zunita Putri - detikNews
Sabtu, 22 Jan 2022 14:41 WIB
Presiden Jokowi bertemu dengan PM Kamboja Hun Sen
Foto Momen Presiden Jokowi Bertemu PM Kamboja Hun Sen: (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima telepon dari Perdana Menteri Kamboja Hun Sen. Kenapa?

"Menerima telepon dari PM Hun Sen (21/1). Dia memberitahukan kepada saya tentang kunjungannya ke Myanmar," kata Jokowi dalam akun Twitternya seperti dilihat, Sabtu (22/1/2022).

Jokowi mengatakan dalam percakapan telepon itu, Jokowi menegaskan sikap Indonesia. Dia bicara mengenai lima poin konsensus pemimpin ASEAN dalam menyelesaikan krisis di Myanmar.

"Dan saya menegaskan kembali posisi Indonesia tentang pentingnya penerapan lima poin konsensus," ujar Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menegaskan bantuan kemanusiaan perlu diberikan tanpa diskriminasi.

"Saya juga menggarisbawahi bahwa bantuan kemanusiaan harus diberikan tanpa diskriminasi," tegasnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi sudah menyatakan sikap Indonesia terhadap krisis di Myanmar. Jokowi menyampaikan 3 permintaan ke pemimpin militer Myanmar.

Hal itu disampaikan Jokowi saat bicara di KTT ASEAN atau ASEAN Leaders' Meeting (ALM). Ada tiga permintaan yang disampaikan Jokowi kepada pemimpin militer Myanmar, yakni komitmen menghentikan penggunaan kekerasan.

Dia berharap semua pihak mengontrol diri sehingga tidak timbul ketegangan.

"Dalam pertemuan ini saya juga menyampaikan pentingnya pemimpin militer Myanmar untuk memberikan komitmen, yaitu permintaan komitmen pertama penghentian penggunaan kekerasan dari militer Myanmar. Di saat yang sama semua pihak harus menahan diri sehingga ketegangan dapat diredakan," ujar Jokowi dalam siaran pers di akun YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (24/4/2021).

Selain itu, Jokowi saat itu juga meminta agar dialog inklusif dimulai dan tahanan politik dibebaskan. Untuk mendorong dialog dengan semua pihak di Myanmar, Jokowi menyarankan agar dibentuk special envoy ASEAN oleh Sekjen dan Ketua ASEAN.

Lihat juga Video: Aung San Suu Kyi Divonis 4 Tahun Penjara

[Gambas:Video 20detik]



(zap/hri)