Bapenda DKI Cek Mobil Arteria Dahlan yang Tunggak Pajak Rp 10,8 Juta

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Sabtu, 22 Jan 2022 12:41 WIB
Plat Nomor Arteria Dahlan
Mobil Arteria Dahlan yang menunggak pajak (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Salah satu mobil milik anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan yang terparkir di parkiran DPR RI tercatat menunggak pembayaran pajak hingga Rp 10,8 juta. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta mengecek tunggakan pajak tersebut.

"Saya akan cek dulu ya," ujar Plt Kepala Bapenda DKI Jakarta Lusiana Herawati saat dimintai konfirmasi, Sabtu (22/1/2022).

Lusi menjelaskan, apabila mobil Arteria yang menunggak pajak itu berpelat di wilayah DKI Jakarta, menjadi kewenangan Bapenda DKI. Saat ini pihaknya masih menelusuri pelat nomor mobil Arteria Dahlan yang menunggak pajak 16 bulan itu.

"Kalau pelat DKI masuk ke Bapenda DKI. Kita sedang cek pelat nomornya," jelasnya.

Diketahui, polemik pelat nomor polisi kendaraan milik anggota DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan belum usai. Salah satu mobil Arteria yang terparkir di parkiran DPR RI ternyata tercatat menunggak pembayaran pajak selama 16 bulan.

Berdasarkan penelusuran detikcom melalui situs resmi data kendaraan dan pajak kendaraan bermotor Pemprov DKI Jakarta, pada Jumat (21/1) pukul 09.49 WIB, mobil merek Nissan Terra dengan pelat B 1**8 TJS tersebut belum membayar pajak sejak jatuh tempo pada 2 September 2020.

Dalam laman tersebut, pajak kendaraan yang belum dibayarkan oleh Arteria merupakan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang harus dibayarkan setiap tahunnya. Adapun PKB pokok yang harus dibayarkan Arteria setiap tahunnya sebesar Rp 8.669.000 dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp 143.000.

Lantaran Arteria menunggak pembayaran pajak, politikus PDIP itu juga harus membayarkan denda PKB sebesar Rp 2.046.300 dan SWDKLLJ denda sebesar Rp 100.000. Total pembayaran pajak mobil berwarna putih yang harus dibayarkan Arteria adalah Rp 10.815.300.

detikcom sudah menghubungi Arteria terkait tunggakan pembayaran pajak ini melalui pesan singkat, namun belum mendapatkan respons.

Tonton juga Video: PDIP Jabar Tak Resah Jika #SundaTanpaPDIP Bisa Pengaruhi Suara di 2024

[Gambas:Video 20detik]



(drg/hri)