Tower SUTT Roboh Gegara Longsor, Listrik di 2 Kabupaten Bengkulu Mati

Hery supandi - detikNews
Sabtu, 22 Jan 2022 11:08 WIB
Tower SUTT Roboh, Listrik di 2 Kabupaten Bengkulu Mati
Tower SUTT roboh, listrik di dua Kabupaten Bengkulu mati. (Foto: dok. istimewa)
Bengkulu -

Menara SUTT 150 kV No 107 di wilayah Tanjung Sakti, Sumatera Selatan, roboh akibat longsor. Akibatnya, dua kabupaten di Provinsi Bengkulu, yakni Bengkulu Selatan dan Kaur, gelap gulita karena listrik mati.

Manajer PLN UP3 Bengkulu Hendra Irawan mengatakan pemadaman listrik dilakukan pihaknya untuk memulihkan kondisi tower SUTT di sana. PLN berupaya memulihkan kondisi kelistrikan di Pagar Alam-Manna, Bengkulu pasca robohnya tower SUTT 150 kV No 107.

"Karena longsor, terjadi gangguan penghantar tersebut, 1 Gardu Induk Manna, Bengkulu Selatan, padam dan dua kabupaten di Bengkulu, yaitu Kabupaten Bengkulu Selatan serta Kaur, terdampak pemadaman," kata Hendra dalam keterangannya, Sabtu (22/1/2022).

Hendra menjelaskan pengecekan awal PLN melakukan pengamanan jaringan dan mobilisasi tower ERS (emergency restoration system), material, serta peralatan kerja untuk recovery gangguan. Akibat robohnya tower yang berada di ketinggian 70 meter dari jalan raya itu, sebanyak 616 gardu dan 94.433 pelanggan terdampak pemadaman.

"Kita berupaya menormalkan jaringan yang terdampak dengan melakukan pelacakan gangguan, persiapan peralatan material ERS, recovery 1 line untuk penormalan, backup genset mobile serta pengoperasian emergency sinkron PLTM Padang Guci 2," jelas Hendra.

Dia pun meminta maaf atas pemadaman listrik ini. Dia mengatakan per hari ini pukul 16.00 WIB, sebanyak 2.237 pelanggan sudah normal atau 2,4 persen dan 41 gardu sudah beroperasi.

"Saya mohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan ini karena tower kita terkena musibah longsor. Semoga dalam waktu dekat bisa normal kembali," pungkas Hendra.

(zap/zap)