Golkar Minta KPK Evaluasi Usai Pepen Zoom Meeting dari Rutan

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 17:06 WIB
Lodewijk Paulus
Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus (Rolando/detikcom)
Jakarta -

Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen melakukan Zoom Meeting dari rutan KPK dengan simpatisannya. Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus menyoroti keamanan KPK.

"Saya belum tahu persis. Saya sempet lihat (informasi Pepan melakukan Zoom Meeting) sepintas di medsos," kata Lodewijk kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (21/1/2022).

Dalam hal ini, Pepen telah meminta maaf setelah melakukan Zoom Meeting bareng simpatisan dari rutan KPK. Meski begitu, Lodewijk menilai KPK tetap perlu melakukan evaluasi.

"Itu saya pikir evaluasi untuk sistem keamanan diketatkan di KPK biar mereka mengevaluasi sejauh mana," ujar Lodewijk.

Untuk diketahui, Rahmat Effendi memang sempat melakukan Zoom Meeting dari rutan KPK. Hal itu dibenarkan oleh kuasa hukumnya, Naufal Al-Rasyid.

Naufal mengatakan Zoom Meeting itu dilakukan lantaran kunjungan rutan tidak bisa dilakukan secara langsung imbas pandemi COVID masih berlangsung.

"Karena kan begini, untuk besuk itu kan sekarang tidak bisa secara natural, normal. Untuk itu, dilakukan melalui daring atau online. Nah, itu ketentuan yang di rutan berdasarkan peraturan Menteri Hukum dan HAM," kata Naufal saat dihubungi, Kamis (20/1/2022).

Naufal mengatakan Pepen melakukan pertemuan secara daring bersama tokoh-tokoh masyarakat hingga para kader Partai Golkar. Dia menyebut KPK memberikan waktu kunjungan ini pada Senin dan Kamis pukul 09.00-12.00 WIB.

"(Zoom) dengan saya, ada tokoh-tokoh masyarakat, dan ada juga pengurus partai, Golkar ya," katanya.

Simak video 'KPK Benarkan Walkot Bekasi Rahmat Effendi Zoom Meeting di Rutan':

[Gambas:Video 20detik]



Pepen minta maaf soal Zoom Meeting, simak di halaman berikut