PTM 100% di Depok Akan Dibatalkan Jika Kasus COVID-19 Melonjak Terus

Dwi Rahmawati - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 14:01 WIB
Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen telah digelar di Jakarta sejak Senin (3/1/2021). PTM pun masih berjalan meski Jakarta kini menerapkan PPKM level 2.
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (Pradita Utama/detikcom)
Depok -

Kasus COVID-19 di Depok terus meningkat dalam dua hari terakhir. Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di Depok bulan depan berpotensi dibatalkan apabila kasus COVID terus melonjak.

"Kalau nanti dievaluasi ternyata terus bertambah COVID-19, kami tidak akan melakukan PTM. Kita evaluasi nanti, ya," kata Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono saat ditemui, Jumat (21/1/2022).

Ketua DPD PKS Kota Depok ini juga menekankan masyarakat terus menjaga protokol kesehatan. Imam tidak ingin lonjakan kasus Corona kembali terulang seperti pada Juli dan Agustus 2021.

"Jangan lalai karena ini lagi naik lagi. Sekarang makin tajam nih, kita kan nggak mau kejadian seperti Juli dan Agustus. Makanya, prokes COVID-19 tetap dilakukan," tuturnya.

Lebih lanjut Imam mengatakan vaksinasi di Kota Depok juga digencarkan untuk menekan penyebaran COVID-19. Dia mendorong masyarakat untuk segera mengambil vaksin booster.

"Yang belum vaksin, vaksin. Yang mau vaksin booster, kita siapkan," imbuh Imam.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono memastikan semua sekolah di Kota Depok melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen pada awal Februari. Hanya, Imam belum merinci tanggal pasti pelaksanaan PTM 100 persen di Kota Depok.

"PTM sudah harus 100 persen di awal Februari. Semua harus PTM," kata Imam di Kantor Pemerintah Kota Depok, Jumat (14/1).

Imam menyebutkan cakupan vaksinasi anak di Kota Depok sudah di atas 80 persen. Menurut Imam, hal itu cukup bagus sebagai modal digelarnya PTM 100 persen di semua sekolah di seluruh Kota Depok pada awal Februari nanti.

Adapun Dinas Kesehatan Depok mencatat kenaikan yang signifikan kasus konfirmasi positif dalam dua hari terakhir di Depok. Kemarin, ada 102 orang yang terkonfirmasi positif, sementara pada Rabu (19/1) ada 74 orang yang terkonfirmasi COVID.

"Akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 hingga 20 Januari 2022 pukul 16.00 WIB ada 106.339 kasus dengan 443 kasus konfirmasi aktif, 103.724 sembuh dan 2.172 meninggal," tulis Dinas Kesehatan Kota Depok dalam keterangannya.

(drg/drg)