Bui 14 Tahun Bagi Bruder Angelo Predator Seks Anak Panti

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 07:56 WIB
Sidang putusan Bruder Angelo
Sidang putusan Bruder Angelo (Foto: Yulida/detikcom)
Depok -

Lukas Lucky Ngalngola alias Bruder Angelo divonis 14 tahun penjara. Terdakwa kasus pelecehan seksual itu dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di panti asuhan yang dikelolanya di Depok, Jawa Barat.

Vonis 14 tahun bui itu dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Kamis (20/1/2022). Vonis itu sama dengan tuntutan yang sebelumnya dilayangkan jaksa penuntut umum kepada Bruder Angelo.

Dituntut 14 Tahun Bui

Jaksa menuntut Bruder Angelo 14 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan. Jaksa menilai Bruder Angelo terbukti bersalah melanggar Pasal 82 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Divonis 14 Tahun Bui

Pada Kamis (20/1/2022), hakim pun menjatuhkan putusannya. Hakim sepakat dengan tuntutan jaksa. Hakim pun menghukum Bruder Angelo dengan pidana penjara 14 tahun.

"Mengadili, satu, menyatakan Terdakwa Lukas Lukcy Ngalngola alias Bruder Angelo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan ancaman kekerasan, memaksa anak melakukan perbuatan cabul yang dilakukan oleh pengasuh anak secara berlanjut," kata ketua majelis hakim Ahmad Fadil di PN Depok, Jl GDC Boulevard, Depok, Jawa Barat, Kamis (20/1/2022).

Majelis hakim menilai perbuatan Terdakwa Bruder Angelo terbukti secara sah melanggar Pasal 82 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. Bruder Angelo divonis sesuai dengan putusan tuntutan jaksa, yaitu 14 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan penjara.

"Dua, menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa dengan pidana penjara selama 14 tahun dan denda sejumlah Rp 100 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 3 bulan," ujar Fadil.

Saat mendengar proses pembacaan putusan tersebut, Bruder Angelo menengadahkan tangan seraya berdoa. Sementara itu, turut hadir dalam sidang tersebut sejumlah anak panti asuhan yang sebelumnya dikelola Terdakwa Bruder Angelo. Mereka bertepuk tangan menyambut sukacita putusan hakim yang memvonis terdakwa 14 tahun penjara. Sementara itu, di antara pengunjung sidang tersebut tampak ada yang membawa bunga.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: 7 Permohonan Anak Kiai di Sidang Praperadilan Sebagai Tersangka Pencabulan

[Gambas:Video 20detik]