Hindari Penimbunan Minyak Goreng, Polri Bentuk Tim Monitoring Wilayah

Mulia Budi - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 22:21 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan
Ahmad Ramadhan (Rakha/detikcom)
Jakarta -

Minyak goreng satu harga untuk kemasan sederhana dan premium dibanderol harga Rp 14 ribu sejak kemarin. Polri menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah adanya penimbunan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut Polri membentuk tim monitoring ke wilayah. Monitoring dilakukan untuk menghindari aksi borong dan penimbunan.

"Polri membentuk tim monitoring ke wilayah, lakukan monitoring kegiatan produksi, distribusi dan penjualan minyak goreng, lakukan penindakan bila ada upaya aksi borong dan penimbunan, khususnya minyak goreng kemasan premium," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Ramadhan mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi. Koordinasi itu sebut Ramadhan untuk mengeluarkan peraturan pembatasan setiap pembelian minyak goreng maksimal 2 liter.

"Berkoordinasi dengan Kemendag RI dan Dinas Perdagangan Provinsi/Kota/Kabupaten untuk mengeluarkan peraturan pelaksanaan/teknis penjualan minyak goreng satu harga, yakni Rp 14 ribu per liter yang dibatasi 2 liter setiap pembelian, guna antisipasi adanya aksi borong dan penimbunan," tuturnya.

Lebih lanjut, Ramadhan menyebut pihak yang melakukan penimbunan akan terjerat Pasal 107 UU No 7 Tahun 2014 tentang Penimbunan.

"Hal ini sesuai Pasal 107 UU No 7 Tahun 2014 tentang Penimbunan dengan ancaman 5 tahun atau denda 50 miliar," ucapnya.

Sebelumnya, pengelola ritel sudah mulai menyediakan minyak goreng satu harga Rp 14 ribu per liter. Penyediaan minyak goreng ini sudah dimulai per hari ini.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey memastikan penjualan minyak goreng seharga Rp 14 ribu per satu liter sudah tersedia di seluruh gerai retail modern di Indonesia.

"Kami menyediakan minyak goreng, baik kemasan sederhana maupun premium, dengan ukuran mulai per 1 liter dijual dengan harga yang sama, yakni Rp 14 ribu," kata Roy dalam keterangannya, Rabu (19/1).

(maa/maa)