PDIP Serahkan Penunjukan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara pada Jokowi

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 21:12 WIB
Utut Adianto (Rahel Narda Chaterine/deticom).
Utut Adianto (Rahel Narda Chaterine/deticom)
Jakarta -

Ketua Fraksi PDIP DPR Utut Adianto berbicara tentang bursa Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan kader PDIP Abdullah Azwar Annas masuk bursa itu. Utut mengatakan PDIP menyerahkan semua kepada Jokowi.

"Itu wilayahnya Pak Jokowi, kalau kami yang penting UU-nya sudah diketok yang kami jaga adalah UU ini bisa implementasinya jalan di lapangan itu nanti," ujar Utut di Kompleks DPR, Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Utut mengatakan PDIP mengusulkan pemerintah membuat lima peraturan pemerintah (PP). Salah satu PP-nya adalah tentang pertanahan hingga kebudayaan.

"Kami sudah sampaikan melalui Mas Pramono Anung bahwa perlu paling enggak ada 5 PP yang menguatkan, tapi kalau orang yang mau ditunjuk itu wilayahnya Pak Jokowi, dia mau nunjuk siapa pun yang dianggap kapabel ya boleh saja," kata Utut.

Utut mengatakan PP itu usulan dia sebagai anggota DPR. Dia berharap PP itu bisa memperkuat rencana IKN.

"Yang pertama 5 hal, pertama ada PP yang menguatkan konsep pertanahan, kemudian ada PP yang menguatkan konsep pertahanan negara seperti apa, kemudian ada PP yang konsep pendanaan supaya ini substain, dan bisa jalan ada PP yang berusul soal menjaga adat istiadat dan kebudayaan orang Dayak, jangan sampai terganggu," ujarnya.

"Dan terakhir ada PP tentang daerah-daerah sekitar yang usulannya agar jangan sampai daerah-daerah sekitarnya kabupaten sekitar tertinggal jauh di banding ibu kota negara, itu wilayah saya sebagai legislator," lanjutnya.

Untuk diketahui, wacana soal kepala otorita ibu kota negara (IKN) mencuat seiring pengesahan Undang-Undang IKN. Presiden Jokowi mengungkap kriteria calon pemimpin ibu kota yang bernama Nusantara itu.

"Paling tidak pernah memimpin daerah dan punya background arsitek," kata Presiden Jokowi saat bertemu dengan beberapa pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/1).

Jawaban Jokowi membuat peserta pertemuan berasumsi ke sosok kepala daerah tingkat I berlatar belakang arsitek yang merupakan orang Sunda. Namun, saat ditanya lebih jauh, Jokowi hanya tersenyum.

Lihat juga video 'Kepala Bappenas: Skema Pemindahan Ibu Kota Baru Tak Bebankan APBN':

[Gambas:Video 20detik]

(zap/maa)