MKD Apresiasi Arteria Dahlan Akui Salah soal Ganti Kajati Berbahasa Sunda

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 20:09 WIB
Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman
Foto: Dok. Habiburokhman
Jakarta -

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR mengapresiasi permintaan maaf Arteria Dahlan terkait pernyataannya meminta Kajati Jawa Barat diganti karena rapat menggunakan bahasa Sunda. MKD menghormati permintaan maaf Arteria.

"MKD menghargai Pak Argeria Dahlan yang mengakui kesalahan, dan sekaligus meminta maaf terkait pernyataan beliau yang memicu kontroversi," ujar Wakil Ketua MKD Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Habiburokhman mengatakan MKD berkoordinasi dengan Fraksi PDIP. Masalah Arteria ini seluruhmya diserahkan ke Fraksi PDIP.

"MKD sudah berkoordinasi dengan pimpinan Fraksi PDIP, dan menyerahkan sepenuhnya pembinaan Pak Arteria kepada Fraksi PDIP agar persoalan seperti kemarin tidak terjadi lagi," katanya.

"Meskipun anggota DPR memiliki imunitas, atau tidak bisa digugat secara hukum saat berbicara di parlemen, namun hendaknya kita peka terhadap hal-hal yang sensitif bagi publik," imbuhnya.

Sebelumnya, saat rapat kerja bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin, Senin (17/1), Arteria meminta jajaran Kejaksaan Agung bersikap profesional dalam bekerja. Arteria lantas menyinggung seorang kepala kejaksaan tinggi yang menggunakan bahasa Sunda ketika rapat kerja. Dia meminta Jaksa Agung (JA) ST Burhanuddin memecat kajati tersebut.

Arteria sudah meminta maaf terkait hal tersebut. Permohonan maafnya itu dilakukan seusai klarifikasi dengan DPP PDIP dan Fraksi PDIP.

"Saya dengan sungguh-sungguh menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Sunda, atas pernyataan saya beberapa waktu lalu," ujar Arteria setelah memberikan klarifikasi kepada PDIP, Kamis (20/1).

(zap/maa)