Penjelasan KPK soal Walkot Bekasi Zoom Meeting dari Rutan

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 19:19 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi resmi jadi tersangka kasus pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan. Begini penampakan Rahmat Effendi saat mengenakan rompi tahanan KPK.
Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi memakai rompi tahanan KPK. (A. Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK membenarkan Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi menghadiri Zoom Meeting dari dalam rutan. KPK menyebut hal itu sebagai hak tiap para tahanan.

"Benar, peristiwa tersebut terjadi hari ini di Rutan Gedung Merah Putih KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

"KPK memberikan hak setiap tahanan untuk dapat dikunjungi oleh keluarga atau penasihat hukumnya sesuai jadwal kunjungan yang telah ditentukan dengan seizin tim penyidiknya," tambahnya.

Ali menjelaskan bahwa dalam masa pandemi COVID, kunjungan secara daring tetap memiliki peraturan. Aturan itu tercantum dalam PP Nomor 58 Tahun 1999 tentang Syarat-syarat dan Tata Cara Pelaksanaan, Wewenang, Tugas dan Tanggung Jawab Perawatan Tahanan.

"Dalam masa pandemi COVID-19, KPK melakukan berbagai penyesuaian layanan, salah satunya kunjungan tahanan yang dapat dilakukan secara daring, dengan tetap mengacu pada prosedur dan tata cara," kata Ali.

"KPK juga telah membuat ketentuan tentang tata cara kunjungan tahanan di Rutan KPK yang disosialisasikan kepada setiap tahanan," tambahnya.

Namun, Ali menyayangkan Rahmat Effendi melakukan pertemuan daring dengan pihak lain. KPK mengaku akan melakukan evaluasi atas kejadian ini.

"Namun, dalam peristiwa ini, KPK sangat menyayangkan bahwa tahanan dimaksud diduga bertemu secara daring dengan pihak-pihak lain sebagaimana batasan yang diatur dalam ketentuan yang berlaku," katanya.

"Kami akan melakukan evaluasi baik terhadap tahanan maupun rutan KPK agar dalam pelayanan Rutan berpedoman pada ketentuan dan SOP yang berlaku dengan tetap mengedepankan pelayanan prima sebagai hak dari tahanan," sambungnya.

Sebelumnya, Rahmat Effendi atau Pepen melakukan Zoom Meeting dari rutan KPK. Hal itu dibenarkan oleh kuasa hukumnya, Naufal Al-Rasyid.

Naufal mengatakan Zoom Meeting itu dilakukan lantaran kunjungan rutan tidak bisa dilakukan secara langsung imbas pandemi COVID masih berlangsung.

Simak video 'Tokoh Golkar Kena OTT Lagi, KPK: Apes Aja':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya.