Pengacara: Kondisi Ferdinand Hutahaean Baik, Dipantau Intensif Dokter Polri

Mulia Budi - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 15:50 WIB
Ferdinand Hutahaean sambangi Bareskrim Polri untuk penuhi panggilan polisi. Ia datang untuk diperiksa terkait kasus cuitan Allahmu ternyata lemah.
Ferdinand Hutahaean (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Ferdinand Hutahaean masih menunggu keputusan penyidik Bareskrim Polri terkait penangguhan penahanannya. Pengacara Ferdinand, Rony Hutahaean, mengatakan kondisi kesehatan Ferdinand saat ini baik.

"Alhamdulillah puji Tuhan sampai sekarang beliau di dalam tahanan kondisi baik, dan ya kami berharap bahwa beliau jangan sampai anfal atau pingsan dengan penyakit yang diderita," ujar Rony Hutahaean saat dihubungi, Kamis (20/1/2022).

Dia mengatakan penyidik Bareskrim Polri menyediakan tim medis untuk kliennya. Kini kliennya, sambung Rony, dalam perawatan intensif.

"Karena memang perawatan intensif yang dilakukan oleh pihak dari kedokteran Mabes Polri pun cukup baik. Kami menyampaikan terima kasih sampai sekarang perhatian dari kedokteran pun memantau dengan baik, memperhatikan dengan baik (kesehatan Ferdinand Hutahaean)," ucapnya.

Lebih lanjut, Rony mengatakan psikologis kliennya juga dalam kondisi baik. "Secara psikis dan fisik dia kuat walaupun memang ini berat dihadapin tapi seperti itulah ya," ucap dia.

Ferdinand Hutahaean menjadi tersangka dan ditahan Bareskrim Polri dalam kasus cuitan 'Allahmu ternyata lemah'. Ferdinand Hutahaean, melalui kuasa hukumnya, resmi mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

"Hari ini resmi kami sampaikan, telah kami masukkan permohonan penangguhan penahanan kepada Bareskrim melalui penyidik yang diterima tadi pukul 16.30 WIB," ujar pengacara Ferdinand, Rony Hutahaean, kepada wartawan, Senin (17/1).

Rony mengatakan pengajuan penangguhan penahanan Ferdinand Hutahaean telah diserahkan ke penyidik Bareskrim. Rony berharap penangguhan penahanan diterima polisi.

Ferdinand Hutahaean telah menulis surat permintaan maaf ke masyarakat. Dia juga meminta doa kepada masyarakat.

"Beliau menitipkan surat untuk kami sampaikan, yang isinya adalah permohonan maaf dari hati yang paling dalam kepada masyarakat warga negara Indonesia, tokoh agama, ulama, tokoh politik, dan seluruh masyarakat siapa pun. Dan dia meminta doa kepada masyarakat agar beliau kuat dan tabah menghadapi proses hukum ini," ujar pengacara Ferdinand Hutahaean, Rony Hutahaean, kepada wartawan, Senin (17/1).

(lir/lir)