Rumpin dan Leuwiliang Jadi Calon Kuat Ibu Kota Bogor Barat

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 14:42 WIB
Sekretaris Daerah Bogor, Burhanuddin
Sekretaris Daerah Bogor Burhanuddin (Rizky/detikcom)
Bogor -

Pemkab Bogor bersama sejumlah pihak terkait menggelar rapat untuk membahas hasil kajian wilayah calon ibu kota Bogor Barat. Hasilnya, ditetapkan Kecamatan Leuwiliang dan Rumpin memiliki skor paling tinggi.

"Tadi kalau lihat skor, di dua kecamatan itu, Rumpin dan Leuwiliang. Berbagai aspeknya konsultan (yang menilai)," ujar Sekretaris Daerah Burhanuddin kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Secara skor, Rumpin lebih unggul dibanding Leuwiliang. Meski demikian, kedua wilayah tersebut juga akan terintegrasi karena berbatasan secara langsung.

"Dari kesimpulan mereka, Rumpin," lanjut Burhanuddin.

Burhanuddin menyerahkan soal potensi kendala wilayah kepada yang nantinya akan menjadi Bupati Bogor Barat. Salah satunya potensi kendala karena menjadi jalur operasional tambang.

"Ya saya kira nanti dikembalikan ke itu, nanti kalau jadi mekar RTRW-nya ya bupatinya (Bogor Barat) yang bertanggung jawab," terangnya.

Mulanya Kecamatan Cigudeg santer terdengar sebagai bakal calon ibu kota Bogor Barat. Namun, berdasarkan hasil kajian tim ahli, wilayah tersebut memiliki risiko kebencanaan yang tinggi.

"Karena Cigudeg yang sudah ditetapkan itu (sebagai ibu kota Bogor Barat), ternyata barusan tadi muncul juga memang itu banyak karst. Tanahnya jadi labil, (risiko) kebencanaannya jadi tinggi," bebernya.

Nantinya Pemkab bersama tim ahli akan melakukan kajian penilaian terhadap Leuwiliang dan Rumpin. Kajian meliputi aspek geologis dan infrastruktur.

(knv/knv)