Lagi, 1 Buron Pengeroyok Anggota TNI AD di Jakut Ditangkap

M Hanafi Aryan - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 13:45 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Mapolda Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polda Metro Jaya menyatakan kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke perut dan leher. Hadir dalam keterangan pers tersebut antara lain Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Polisi kembali menangkap seorang pelaku yang masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) di kasus pengeroyokan anggota TNI AD, Pratu Sahdi, hingga tewas di Penjaringan, Jakarta Utara. Pelaku itu diduga terlibat dalam membantu melakukan pengeroyokan.

"Kemarin yang diamankan ada dua. Satu pelaku utama (Baharudin), satu lagi yang membantu melakukan," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dimintai konfirmasi, Kamis (20/1/2022).

Tubagus turut membeberkan peran dari DPO lain yang belum ditangkap. Tubagus mengatakan satu DPO lain itu tidak terlibat langsung dalam pengeroyokan karena hanya mengantar.

"(Satu pelaku) dia hanya antar saja, tidak terlibat," tuturnya.

Seperti diketahui, pelaku utama pengeroyokan anggota TNI AD Pratu Sahdi (23) diringkus polisi pada Rabu (19/1). Pelaku tersebut bernama Baharudin.

"Benar, sudah ditangkap!" kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat dihubungi detikcom lewat telepon, Rabu (19/1).

Adapun Pratu Sahdi tewas ditikam oleh sekelompok orang pada Minggu (16/1) dini hari di Taman Burung Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Dalam kejadian tersebut, terdapat dua orang sipil yang mengalami luka akibat sajam.

(drg/isa)