77 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Tinggi Air Capai 40 Cm

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 21:04 WIB
Wilayah RW 02, Tegal Alur, Kalideres, Jakbar masih terendam banjir. Diperkirakan 5.000 warga terdampak banjir. (Karin NS/detikcom)
Wilayah RW 02, Tegal Alur, Kalideres, Jakbar, masih terendam banjir. Diperkirakan 5.000 warga terdampak banjir. (Karin NS/detikcom)
Jakarta -

Titik banjir di Jakarta mulai berkurang. Saat ini total ada 77 RT yang terdata masih terendam banjir.

Data tersebut tercatat pada Rabu (19/1/2022), per pukul 18.00 WIB. Ketinggian air tertinggi mencapai 85 cm. Data per pukul 15.00 WIB, tercatat ada 102 genangan.

"Data BPBD DKI Jakarta, update info genangan hingga pukul 18.00 WIB (19/1), terdapat 77 RT atau 0,253% dari 30.470 RT yang ada di DKI Jakarta dengan ketinggian genangan berkisar antara 40-85 cm dan jumlah pengungsi sebanyak 310 kepala keluarga (KK) dan 1.194 jiwa," kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Sabdo Kurnianto seperti disampaikan dalam keterangan tertulis, (19/1).

Sabdo menuturkan Pemprov DKI sudah mendistribusikan sejumlah bantuan logistik. Dia menyebut BPBD DKI dibantu sejumlah pihak lainnya tetap siaga menangani genangan yang masih terjadi.

"BPBD sudah mendistribusikan bantuan logistik untuk para pengungsi, seperti makanan, perlengkapan bayi, selimut, obat-obatan, masker, hand sanitizer, dan lain-lain yang dibutuhkan oleh pengungsi. Bersama dengan pihak kelurahan setempat, PPSU, Dinas SDA, Satpol PP, Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), kami secara siaga dan tanggap membantu pengungsi dan menangani genangan," ujarnya.

Sabdo mengatakan pihaknya telah memberi peringatan kepada warga soal adanya potensi banjir pesisir. Masyarakat diminta tetap waspada dan siaga.

Sementara Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta Dudi Gardesie menuturkan bahwa genangan-genangan yang masih ada di beberapa titik sedang ditangani oleh personel gabungan Pemprov DKI yang ditargetkan akan surut dalam waktu cepat. Dia menyebut 119 pompa mobile dikerahkan untuk menangani banjir.

"Ada 448 personel yang dikerahkan dan 119 pompa mobile yang digunakan dalam penanganan banjir pada 18 Januari. Sebagai tindak lanjut, kami juga terus memantau perkembangan genangan/banjir dan tinggi muka air di pintu-pintu air," kata Dudi.

Simak juga video 'Anies Klaim Banjir di Jakarta 18 Januari Bisa Ditangani Cepat':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/isa)