Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Gubsu: Pertanggungjawabkan!

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 18:17 WIB
Foto: Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi
Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi (Dok. Istimewa)
Medan -

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi buka suara terkait Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Edy meminta Terbit bertanggung jawab.

"Silakan pertanggungjawabankan semua yang menjadi tanggung jawabnya," kata Edy di rumah dinas Gubsu, Medan, Rabu (19/1/2022).

Edy mengatakan masih belum mendapatkan informasi pasti terkait penangkapan Terbit. Dia menyebut sudah mencoba menghubungi, namun belum mendapatkan jawaban.

Edy meminta semua pihak menunggu keterangan resmi yang disampaikan oleh KPK terkait OTT terhadap terbit ini. Jika tidak terbukti, Edy mengatakan siap membela Terbit.

"Jangan kita langsung menghukum, karena belum pasti, kita tunggu apa kepastiannya, yang pastinya saya akan bela anak-anak saya, kalau itu memang anak saya benar," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pejabat di Langkat ditangkap dalam OTT yang dilakukan oleh KPK. Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin disebut ikut ditangkap dalam dugaan suap.

Salah seorang sumber detikcom di KPK membenarkan perihal itu. Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan ada sejumlah orang yang terjerat OTT.

"Tim KPK berhasil menangkap beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara," ucap Ali ketika dimintai konfirmasi.

OTT itu disebut dilakukan pada Selasa, 18 Januari 2022. Para pihak yang ditangkap itu masih berstatus sebagai terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

Simak Video 'KPK Gelar OTT di Langkat Sumut, Ada yang Diamankan!':

[Gambas:Video 20detik]

(afb/mud)