Perbedaan PPKM Level 1 2 3 dan 4 hingga Daftar Daerah Terbaru Se-Indonesia

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 17:10 WIB
Perbedaan PPKM Level 1 2 3 dan 4 hingga Daftar Daerah Terbaru Se-Indonesia
Perbedaan PPKM Level 1 2 3 dan 4 hingga Daftar Daerah Terbaru Se-Indonesia (Foto: Infografis detikcom/Denny)
Jakarta -

Perbedaan PPKM Level 1 2 3 dan 4 masih banyak dicari tahu masyarakat. Setiap levelnya memiliki perbedaan aturan kegiatan yang perlu diperhatikan.

Diketahui pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di seluruh Indonesia. Adapun untuk wilayah Jawa Bali diperpanjang selama sepekan. Sementara di luar Jawa Bali diperpanjang selama dua pekan.

Lalu apa saja perbedaan PPKM level 1 2 3 dan 4? detikcom merangkum informasinya berikut ini.

Perbedaan PPKM Level 1 2 3 dan 4 Sesuai Rekomendasi WHO

Perbedaan PPKM Level 1 2 3 dan 4 dijelaskan oleh World Health Organization (WHO). Berikut rekomendasi WHO terkait kategori level Covid-19:

  • Level 1: jumlah kasus positif COVID-19 kurang dari 20 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Sementara rawat inap di di rumah sakit kurang dari 5 orang per 100 ribu penduduk per minggu, serta angka kematian kurang dari 1 orang per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.
  • Level 2: Jumlah kasus positif COVID-19 antara 20 dan kurang dari 50 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Rawat inap di di rumah sakit antara 5 hingga kurang dari 10 orang per 100 ribu penduduk per minggu, sementara angka kematian kurang dari 2 orang per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.
  • Level 3: Jumlah kasus positif COVID-19 berkisar 50-150 orang per 100 ribu penduduk oer minggu. Adapun rawat inap di rumah sakit berkisar 10-30 orang per 100 ribu penduduk per minggu, serta angka kematian antara 2-5 kasus per 100 ribu penduduk di daerah tersebut
  • Level 4: Jumlah kasus positif COVID-19 lebih dari 150 kasus COVID-19 per 100 ribu penduduk, lebih dari 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan lebih dari 5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk.

Selain itu, penyesuaian level PPKM juga ditentukan dari indikator capaian total vaksinasi dosis 1 untuk masyarakat umum dan lansia sesuai dengan pedoman Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang ditetapkan Menteri Kesehatan. Berikut ketentuannya:

  • Penurunan level Kabupaten/Kota dari level 3 menjadi level 2, dengan capaian total vaksinasi dosis 1 minimal sebesar 50% dan capaian vaksinasi dosis 1 untuk lanjut usia di atas 60 tahun minimal sebesar 40%
  • Penurunan level Kabupaten/Kota dari level 2 menjadi level 1, dengan capaian total vaksinasi dosis 1 minimal sebesar 70% dan capaian vaksinasi dosis 1 lanjut usia di atas 60 tahun minimal sebesar 60%.
  • Level PPKM dinaikkan 1 level jika capaian total vaksinasi dosis 1 kurang dari 50%.

Daftar Daerah PPKM di Jawa Bali

Kini perbedaan PPKM Level 1 2 3 dan 4 telah diketahui. Adapun daftar level PPKM di Jawa dan Bali tertuang dalam Inmendagri No 3 Tahun 2022 dengan jumlah daerah di masing-masing level sebagai berikut:

  1. Level 1 sebanyak 47 daerah, yang sebelumnya 29 daerah.
  2. Level 2 sebanyak 80 daerah, yang sebelumnya 95 daerah.
  3. Level 3 sebanyak 1 daerah, yang sebelumnya 4 daerah.
  4. Level 4 nol
  • DKI Jakarta Level 2: Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kota Administrasi Jakarta Pusat
  • Banten level 2: Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Serang
  • Jabar level 1: Kota Sukabumi, Kota Cirebon, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, Kabupaten Karawang, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Subang, Kabupaten Garut
  • Jabar level 2: Kabupaten Kuningan, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Majalengka, Kota Tasikmalaya, Kota Depok, Kota Cimahi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Sumedang
  • Jateng level 1: Kabupaten Purworejo, Kabupaten Magelang, Kota Tegal, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Magelang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Semarang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Blora, Kabupaten Demak
  • Jateng level 2: Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Tegal, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kota Surakarta, Kota Pekalongan, Kabupaten Klaten, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Brebes, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Batang
  • DIY level 2: Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta, Kabupaten Kulonprogo, dan Kabupaten Gunungkidul
  • Jatim level 1: Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan,Kabupaten Madiun, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tuban, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kota Pasuruan, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Bojonegoro
  • Jatim level 2: Kabupaten Situbondo, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Lumajang, Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Jombang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Malang, Kabupaten Jember, Kabupaten Bangkalan
  • Jatim level 3: Kabupaten Pamekasan
  • Bali level 2: Kabupaten Jembrana, Kabupaten Bangli, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Buleleng, dan Kota Denpasar

Perbedaan PPKM Level 1 2 3 dan 4 kini sudah diketahui. Adapun daftar daerah dengan PPKM level 1-4 di luar Jawa Bali dapat disimak di halaman selanjutnya.