Bandara Sultan Thaha Jambi 'Disulap' Jadi Tempat Promosi Produk UMKM

Muhamad Yoga Prastyo - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 16:35 WIB
Gernas BBI di Bandara Jambi
Foto: Kemenhub BKIP
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjadikan Bandara Sultan Thaha Jambi sebagai tempat promosi produk-produk UMKM lokal. Hal ini dilakukan guna mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Tahun 2022.

Peluncuran Gernas BBI di Bandara Sultan Thaha Jambi itu digelar hari ini disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, didampingi oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi selaku Campaign Manager Gernas BBI bulan Januari 2022.

Luhut mengatakan memasuki tahun ketiga penyelenggaraan Gernas BBI, hingga saat ini sudah mencapai 17,2 juta UMKM yang sudah on-boarding atau merambah ke ekosistem digital dari target 30 juta UMKM pada tahun 2023.

"Kita buktikan kalau kita semua bekerja kompak, hasilnya akan baik. Kita ingin UMKM kita makin maju, untuk itu mari kita terus dorong UMKM lokal semakin baik. Karena ini dapat menciptakan banyak lapangan kerja, mengurangi ketergantungan barang impor, dan meningkatkan perekonomian masayarakat menengah ke bawah," kata Luhut dalam keterangan tertulis, Rabu (19/1/2021)

Luhut mengapresiasi Pemerintah Kota Jambi yang telah berkolaborasi dengan LKPP, untuk mengadakan e-katalog bagi produk-produk UMKM lokal dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, sehingga diharapkan semakin memberdayakan para pelaku UMKM lokal.

Sementara itu Menhub Budi Karya Sumadi, mengungkapkan kegiatan Gernas BBI tahun ini dikolaborasikan dengan kampanye kendaraan listrik ramah lingkungan agar penggunaannya semakin masif.

"Ini kedua kalinya kami ditunjuk sebagai campaign manager Gernas BBI. Tahun ini kami semakin kompak, dalam upaya bersama mempromosikan produk-produk UMKM buatan dalam negeri yang dikolaborasikan dengan gerakan penggunaan kendaraan listrik," kata Budi.

Ia juga mengingatkan bahwa para pelaku UMKM di Indonesia harus terus didorong agar produknya semakin kreatif sehingga semakin diminati dan dicintai masyarakat.

"UMKM menjadi bagian yang sangat penting dalam kemajuan ekonomi Indonesia. Hari ini ada sekitar 1.100 UMKM yang hadir di Jambi. Kita harapkan banyak transaksi dan banyak kreasi UMKM yang bisa dikembangkan," tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan, Kemenhub telah berkoordinasi dengan semua operator prasarana dan sarana transportasi baik di bandara, terminal, pelabuhan, stasiun, dan fasilitas lainnya untuk turut mengkampanyekan Gernas BBI ini.

Kampanye tersebut diwujudkan dalam bentuk pemberian space minimal 30% dari total yang ada untuk UMKM. Selain itu, Kemenhub juga mewajibkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal dalam proyek infrastruktur transportasi yang lokasinya tersebar di seluruh Indonesia.

Budi juga mengungkapkan komitmennya untuk menggalakkan penggunaan kendaraan listrik yang ramah lingkungan, dalam upaya bersama mengurangi dan mengendalikan efek gas rumah kaca yang tengah menjadi isu global. Untuk mewujudkan komitmennya tersebut, Kemenhub menggelar side-event Gernas BBI, yaitu Touring Kendaraan Listrik Jakarta-Jambi. Side-event ini berlangsung selama dua hari dengan titik pemberhentian di Lampung dan Palembang.

"Ini juga dilakukan dalam rangka mendorong industri otomotif nasional untuk berkreasi dan mengambil peluang memproduksi kendaraan listrik dalam negeri," ucapnya.

Atas berjalannya kegiatan ini, ia menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung, yakni Bank Indonesia, Angkasa Pura II, Pemprov Jambi, Pemprov Lampung, Pemprov Palembang, PLN, jajaran Kemenhub, dan unsur terkait lainnya.

Gubernur Jambi, Al Haris, turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah memilih Jambi sebagai kota penyelenggara peluncuran Gernas BBI Tahun 2022.

"Diharapkan kegiatan ini dapat semakin menggeliatkan para pelaku UMKM di Provinsi Jambi dan sekitarnya, serta menghasilkan produk-produk yang semakin kreatif," kata Al Haris.

Sebagai informasi, kegiatan Gernas BBI di Provinsi Jambi kali ini akan dilaksanakan dari bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2022. Jumlah UMKM yang terdaftar kurang lebih sekitar 1.100 UMKM yang 50% di antaranya berasal dari Jambi.

Hasil dari kegiatan ini diharapkan paling sedikit setidaknya sebanyak 100 UMKM dapat on-boarding melalui pelatihan yang diselenggarakan, serta transaksi penjualan dapat mencapai angka Rp 6 miliar. Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk-produk dalam negeri.

Kegiatan ini juga turut dihadiri Menteri ATR BPN Sofyan Djalil, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas, Gubernur Jambi Al Haris, serta disaksikan secara virtual oleh sejumlah menteri dan kepala lembaga lainnya. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan pelepasan secara simbolis produk Kopi Arab Kabupaten Kerinci ke Korea Selatan melalui Pelabuhan Talang Duku, Jambi.

(ncm/ega)