Komisi Hukum DPR Geram: Siapa Pemilik Sentul City!

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 16:07 WIB
RDPU Komisi III DPR dengan sejumlah masyarakat (Matius Alfons/detikcom).
RDPU Komisi III DPR dengan sejumlah masyarakat. (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta -

Komisi III DPR RI melakukan rapat dengar pendapat umum bersama perwakilan warga Bojong Koneng terkait kasus sengketa tanah dengan PT Sentul City. Wakil Ketua Komisi III DPR, Pangeran Khairul Saleh dan Adies Kadir sempat geram setelah mendengar penjelasan warga Bojong Koneng terkait tindakan PT Sentul City.

Rapat dengar pendapat umum ini dilakukan di ruang rapat Komisi III DPR, Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (19/1/2022). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh dan Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir.

Para pimpinan Komisi III DPR RI ini geram setelah mendengar penjelasan dari salah satu perwakilan warga Bojong Koneng, Brigjen Junior Tumilaar. Brigjen Tumilar memang sempat menyinggung pelanggaran hukum yang diklaim dilakukan PT Sentul City.

"Akibat perbuatan terjadi perusakan bangunan, tanam tumbuh, garapan, adalah tindak pidana kriminal. Pelanggaran HAM disebabkan rakyat tidak memiliki lagi rumah tinggal dan tanah garapan sebagai nafkah mata pencarian rakyat, dan telah terjadi perusakan lingkungan hidup karena tanam tumbuh vegetasi hutan industri rakyat jati sengon dirampok, bahkan mengakibatkan longsor dan banjir di permukiman penduduk," kata Tumilaar saat rapat dengar pendapat.

"Kemungkinan PT Sentul City tidak memiliki dok amdal, yang berarti Pemprov dan Pemkab bersama-sama ikut merusak melanggar peraturan perundang-undangan lingkungan hidup," imbuhnya.

Mendengar penjelasan itu, Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran buka suara. Dia mengaku geram dengan tindakan PT Sentul City yang menggusur, mengusir, hingga merusak lingkungan.

"Luar biasa ini Sentul City ini melakukan penggusuran, pengusiran, perusakan," kata Pangeran.

Dia lantas mempertanyakan siapa pimpinan PT Sentul City. Dia juga mencecar siapa pemilik PT Sentul City.

"Memang siapa pimpinannya Sentul City? Sebentar saya ngomong dulu, siapa Sentul City miliknya? Milik siapa?" kata Pangeran.

Tak hanya Pangeran, Adies Kadir juga turut geram dengan perbuatan PT Sentul City. Dia mengaku tidak habis pikir PT Sentul City seperti merasa jadi pemilik negara.

"Kita tidak habis pikir juga di era keterbukaan sekarang NKRI, kok masih ada saja orang seperti itu, seakan-akan dia yang punya negara aja, negara di dalam negara," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan Video 'Warga Bojong Koneng Duga Sentul City Lakukan Maladministrasi SHGB Tanah':

[Gambas:Video 20detik]