Pernyataan Lengkap Jokowi Anjurkan WFH dan Tak ke LN Imbas Omicron

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 16:28 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan tren kasus COVID-19 di Indonesia sedang meningkat imbas varian Omicron. Jokowi meminta semua pihak agar tetap waspada, namun tidak panik.

"Saat ini kita sedang alami tren kenaikan kasus COVID yang disebabkan oleh varian Omicron. Oleh sebab itu, kita semua harus waspadai tren ini, namun tidak perlu bereaksi berlebihan. Berhati-hati perlu, waspada perlu, tapi jangan menimbulkan ketakutan dan kepanikan," ujar Jokowi dalam jumpa pers virtual, Selasa (18/1/2022).

Jokowi menjelaskan, berbagai studi, termasuk laporan dari World Health Organization (WHO), menyatakan varian Omicron memang lebih mudah menular. Namun gejala Omicron lebih ringan.

"Pasien yang terinfeksi varian ini umumnya boleh tanpa harus dirawat di rumah sakit. Tapi sekali lagi, kita harus waspada. Jangan jemawa dan jangan gegabah," tuturnya.

Lebih lanjut, Jokowi turut mendesak masyarakat untuk tidak pergi ke luar negeri dan pusat keramaian apabila tidak memiliki kepentingan yang mendesak. Jokowi menganjurkan warga untuk bekerja dari rumah atau WFH.

Berikut ini pernyataan lengkap Jokowi:

Saat ini kita sedang alami tren kenaikan kasus COVID yang disebabkan oleh varian Omicron. Oleh sebab itu, kita semua harus waspadai tren ini, namun tidak perlu bereaksi berlebihan. Berhati-hati perlu, waspada perlu, tapi jangan menimbulkan ketakutan dan kepanikan.

Berbagai studi, termasuk laporan WHO, menyebut varian Omicron memang lebih mudah nular, namun gejala lebih ringan. Pasien yang terinfeksi varian ini umumnya boleh tanpa harus dirawat di rumah sakit. Tapi sekali lagi kita harus waspada. Jangan jumawa dan jangan gegabah.

Oleh karena itu, bapak, ibu, saudara-saudara yang tidak memiliki keperluan mendesak sebaiknya mengurangi kegiatan di pusat-pusat keramaian. Dan untuk mereka yang bisa kerja dari rumah, WFH, lakukanlah kerja dari rumah.

Dan saya minta untuk tidak bepergian ke luar negeri jika tidak ada urusan penting dan mendesak. Bapak, ibu dan saudara sekalian, saya tidak akan pernah bosan untuk terus ingatkan gunakan masker, jaga jarak, dan jangan lupa cuci tangan.

Intinya ikuti protokol kesehatan dengan disiplin. Hal penting lainnya di masa pandemi adalah vaksinasi. Yang belum dapat vaksin, segeralah untuk divaksin. Yang sudah dapat vaksin pertama, segera vaksin untuk yang kedua. Yang sudah 2 kali vaksin segera cari vaksin ketiga, vaksin booster. Semua gratis karena vaksinasi penting demi keselamatan kita semua. Demikian.

(drg/imk)