Jokowi: Yang Sudah Vaksin Kedua Segera Cari Booster!

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 16:13 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi arahan terkait kasus Omicron di Tanah Air. Presiden Jokowi menekankan pentingnya vaksinasi demi melawan pandemi COVID-19.

"Hal penting lainnya di masa pandemi adalah vaksinasi," kata Jokowi dalam siaran YouTube Setpres, Selasa (18/1/2022).

Jokowi memberi arahan kepada seluruh masyarakat, baik yang belum vaksin, baru vaksin dosis pertama, maupun yang sudah vaksin lengkap. Jokowi meminta mereka yang sudah divaksinasi lengkap segera mencari booster.

"Yang belum mendapatkan vaksin segeralah divaksin. Yang sudah mendapatkan vaksin pertama segera vaksin untuk yang kedua," kata Jokowi.

"Yang sudah dua kali vaksin segera cari vaksin ketiga, vaksin booster," ujar Jokowi.

Jokowi menegaskan vaksinasi gratis. Vaksinasi digalakkan demi keselamatan masyarakat Indonesia.

"Semuanya gratis karena vaksinasi penting demi keselamatan kita semuanya," ujarnya. Jokowi juga mengingatkan pentingnya mengikuti protokol kesehatan dengan disiplin.

Booster Gratis

Ada tiga syarat penerima vaksin booster yang telah ditetapkan pemerintah. Jika tidak memenuhi syarat tersebut, program vaksinasi booster yang dilangsungkan belum dapat diikuti.

Seperti diketahui, pada 12 Januari lalu, pemerintah memulai vaksinasi booster gratis untuk masyarakat Indonesia. Pemberian vaksin gratis itu dilakukan sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

"Untuk itu, saya telah memutuskan pemberian vaksin ketiga ini gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia, karena kan bahwa keselamatan rakyat adalah yang utama," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam konferensi pers virtual, Selasa (11/1/2022).

Lalu apa saja tiga syarat penerima vaksin booster? Jenis vaksin apa yang diterima? Bagaimana cara mengecek tiket dan jadwalnya? Berikut ulasannya.

3 Syarat Penerima Vaksin Booster

Dilansir dari laman resmi Kemenkes, ada tiga syarat jika hendak menerima vaksin booster, yaitu:

  1. Berusia 18 tahun ke atas dan telah memiliki KTP
  2. Telah mendapatkan vaksin primer (dosis 1 dan 2) dan dosis ke-2 sudah diterima lebih dari 6 bulan.
  3. Kelompok prioritas: lansia dan kelompok penderita masalah kekebalan tubuh

Sebagai tambahan, penerima vaksin booster harus memiliki tiket vaksin booster yang tertera di aplikasi PeduliLindungi.

(gbr/imk)