detikcom Do Your Magic

detikcom Do Your Magic: Warga Harap Tambalan Jl HR Rasuna Said Tahan Lama

RIfqi Mahdi Rizqullah - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 13:28 WIB
JL HR Rasuna Said ditambal aspal. (Rifqi Mahdi Rizqullah/detikcom)
JL HR Rasuna Said sudah ditambal aspal, 18 Januari 2022. (Rifqi Mahdi Rizqullah/detikcom)
Jakarta -

Lubang-lubang di ruas Jl HR Rasuna Said sudah ditambal oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Sebelumnya, jalan tersebut berlubang dan membahayakan pengendara sepeda motor.

Namun per hari ini, Selasa (18/1/2022), jalan tersebut sudah tampak rata dan tidak ada lubang ataupun kerikil-kerikil yang sebelumnya banyak berserakan di jalan. Warga berharap tambalan aspal jalan ini bertahan lama, tidak seperti tambalan bulan Desember 2020 lalu yang lekas rusak. Ruas jalan ini berada di Mampang arah Menteng, jelang Halte Transjakarta Setiabudi Utara.

"Jalanan sebenarnya sudah dibetulkan, tapi namanya cuaca kan kadang panas, kadang hujan, bolak-balik kendaraan berat lalu-lalang karena ada proyek, pasti hancur juga," ujar Waseso (40) ketika dimintai keterangan oleh detikcom.

"Air menggenang, melebar, nanti lama-lama terkikis namanya juga aspal kan. Mau nggak mau harus ditambal lagi," imbuh Waseso.

Waseso menceritakan pengalaman hampir jatuh akibat lubang tersebut. Ia menjelaskan ketika malam tiba harus lebih berhati-hati akibat gelapnya jalanan.

"Saya (pernah) hampir kepleset. Jalanannya campur sisa oli gitu jadi licin. Apalagi kalau malam, lebih berpotensi buat jatuh," jelas Waseso.

Hal sebaliknya datang dari Eri (27). Ia mengungkapkan tidak pernah terjatuh karena sudah cukup sering melewati jalan ini.

"Jatuh nggak pernah, Bang, saya kan udah sering lewat sini jadi udah tau jalanan berlubang dan mana yang harus dihindari," kata Eri.

Di samping kerusakan jalan yang sudah teratasi, tentunya warga berharap ini bisa bertahan lama untuk mencegah potensi lakalantas akibat lubang.

"Pernah denger ada yang jatuh kata sekuriti akibat jalanan yang berlubang. Korban sih biasanya yang emang jarang lewat sini," terang Waseso.

(dnu/dnu)