5 WNA Dideportasi Imigrasi RI, Ada yang Ketahuan Pakai Paspor Ganda

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 11:58 WIB
Karantina Dari Luar Negeri Berubah Efek Omicron, Ini Info Terbarunya
Bandara Soekarno Hatta (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno-Hatta (Soetta) mendeportasi 5 warga negara asing (WNA) sejak tanggal 1 hingga 16 Januari 2022. Satu dari lima WNA yang dideportasi itu karena diketahui memiliki paspor ganda.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Romi Yudianto, menyebut seorang WNA yang memiliki paspor ganda itu melanggar Pasal 23 huruf H Undang-Undang Nomor 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan. Sementara untuk empat WNA lain yang dideportasi karena menyalahgunakan izin tinggal berupa overstay.

"Jenis pelanggaran yang dilakukan antara lain; 4 orang WNA terbukti melakukan penyalahgunaan izin tinggal berupa overstay atau tinggal melebihi masa izin tinggal yang diberikan dan 1 orang WNA memiliki paspor ganda," kata Romi dalam keterangan tertulis, Selasa (18/1/2022).

Romi mengatakan pendeportasian WNA merupakan bentuk penerapan fungsi Keimigrasian dalam hal penegakan hukum dan keamanan negara sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Menurutnya, tindakan administratif keimigrasian (TAK) adalah sanksi administratif yang ditetapkan pejabat Imigrasi terhadap orang asing di luar proses peradilan.

"Sanksi ini merupakan wujud penegakan hukum Keimigrasian terhadap WNA yang terbukti melakukan pelanggaran," ucapnya.

Adapun 5 WNA yang dideportasi dalam periode 1 hingga 16 Januari 2022 itu berasal dari 4 negara berbeda. Keempat negara itu adalah Inggris (2 WNA), Jerman (1 WNA), Australia (1 WNA), serta Brasil (1 WNA).

(fas/imk)