Bekas Telepon Umum Dipakai PKL, Wawalkot Jakpus: Tak Boleh, Akan Kita Atur

Anggi Muliawati - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 10:03 WIB
Pedagang kaki lima memanfaatkan bekas fasilitas telpon umum yang telah usang menjadi tempat masak, di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta pusat, Senin (17/01/2022).
Bekas telepon umum di Jakpus dipakai PKL jadi tempat masak. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Pedagang kaki lima (PKL) memanfaatkan fasilitas bekas telepon umum yang tidak terpakai untuk berjualan di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat (Jakpus). Bekas telepon umum itu dijadikan PKL sebagai dapur untuk memasak.

Wakil Wali Kota (Wawalkot) Jakpus, Irwandi, mengatakan alih fungsi tempat telepon umum menjadi tempat masak PKL tidak diperbolehkan. Menurutnya, Pemkot Jakpus akan mengatur kembali fasilitas umum yang sudah tak terpakai sesuai dengan kegunaannya.

"Nggak boleh, itu nggak sesuai peruntukannya dan kumuh. Akan kita atur kembali sesuai peruntukannya," kata Irwandi saat dihubungi, Selasa (18/1/2022).

Dia menyebut, meskipun bekas telepon umum itu sudah usang dan tidak terpakai, tetap tidak boleh digunakan menjadi tempat berdagang PKL karena bukan untuk tempat memasak. Selain itu, penggunaan bekas telepon umum tersebut tidak memiliki izin.

"Penggunaan bekas telepon umum nggak (ada) izinnya, dan memang telepon umum udah nggak dibutuhkan tapi bisa dipakai untuk fasilitas umum yang layak, buat shelter," ucapnya.

Irwandi mengatakan pedagang yang menggunakan bekas telepon umum itu tidak akan dikenai sanksi. Namun, kata dia, pihaknya akan memberikan sosialisasi agar tidak ada lagi fasilitas umum dipakai tidak sesuai peruntukannya.

"Nggak ada dasar pengenalan sanksi, tapi kita sosialisasikan saja. Bekas telepon kita jadikan tempat pot bunga buat penghijauan," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, ada dua fasilitas bekas telepon umum yang dimanfaatkan PKL menjadi tempat masak. Pedagang memanfaatkan fasilitas telepon umum itu untuk pelindung penggorengan dan alat pembakaran.

Perangkat telepon yang penggunaannya memanfaatkan uang koin sudah tak ada di lokasi tersebut.

Simak juga Video: Antisipasi Omicron, PKL di Kota Bandung Diimbau Patuhi Prokes

[Gambas:Video 20detik]



(fas/jbr)