Siraman Materi Etika Demi Cegah Pelajar Bekasi Tawuran

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 05:59 WIB
Sejumlah sekolah di Kabupaten Bogor, mulai melakukan uji coba belajar mengajar tatap muka. Salah satunya adalah SMAN 1 Citeureup.
Ilustrasi pemberian materi tambahan ke siswa (Grandyos Zafna/detikcom)
Bekasi -

Tawuran antar-pelajar bukan suatu peristiwa awam di Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Berbagai upaya telah dan akan dilakukan demi mencegah tawuran antar-pelajar di Bekasi.

Teranyar, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono ingin ada pemberian materi khusus kepada siswa sebelum pulang sekolah. Keinginan tersebut buntut dari tewasnya seorang pelajar SMP akibat tawuran.

Durasi pemberian materi khusus sebelum siswa pulang ini tidak sampai hitungan jam. Materinya, berkaitan dengan etika dan harapan orang tua.

"Tadi sudah disampaikan bagaimana kita sekarang setiap 15 menit terakhir proses pembelajaran. Itu diberikan semacam etika, kemudian diingatkan harapan orang tua, doa, dan lain sebagainya," kata Tri di sela-sela kunjungan kerja di SMAN 1 Kota Bekasi, Jalan KH Agus Salim, Senin (17/1/2022).

Tak dipungkiri, pemberian materi sebelum pulang ini tidak langsung begitu saja menghentikan tawuran antar-pelajar di Bekasi. Namun upaya pencegahan tetap harus dilakukan.

"Tentunya, yang selanjutnya mengoptimalkan kinerja dari unsur pemda, baik itu Satpol dan Dishub, termasuk tiga pilar yang ada. Lebih baik kita mencegahlah," sebut Tri.

Wakil Gubernur (Wagub) Jabar UU Rizhanul Ulum turut merespons keinginan Plt Wali Kota Bekasi. Uu berbicara soal nilai-nilai nasionalisme.

Simak di halaman berikutnya.

Lihat juga Video: Sederet Fakta Bentrok Warga vs Debt Collector di Cisarua

[Gambas:Video 20detik]