Ragam Tanggapan Satpam di Jaksel Soal Seragam Baru Warna Krem

Mulia Budi - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 22:10 WIB
Seragam Satpam
Seragam satpam akan diubah menjadi warna krem (Ilustrasi: Instagram Humas Polda Banten)

Dampak Positif Seragam Satpam Mirip Polisi

Sementara itu, satpam lainnya, Sutrisno, menyebut seragam satpam mirip polisi juga memberi dampak positif. Penjahat yang mengira satpam adalah polisi menjadi salah satu dampak positif yang dirasakan.

"Ada efek bagusnya juga sih kayak gini jadi orang mau berbuat jahat kalau melihat satpam bukan satpam kan ngiranya kalau dari jauh, kayak polisi jadi ada rasa takut kalau orang yang mau berbuat jahat sih gitu aja," ujar Sutrisno, satpam BP2MI, Jakarta Selatan.

Dia mengatakan lebih memilih seragam satpam warna biru putih. Warna krem yang mirip polisi India sebut Sutrisno akan membuat rasa malu baru.

"Mending kembali lagi ke seragam yang dulu lagi biru putih entar kalau seperti polisi India gitu, pangkatnya juga tepung terigu ini mending kembali ke asalnya aja yang biru putih. Lebih suka biru putih ya lebih gagah aja kalau seperti polisi India kita malu lagi sama masyarakat entar," kata Sutrisno.

"Tapi kalau wacana kembali kayak yang abu-abu apa yang kayak polisi India mending ke biru putih aja Pak Kapolri, udah mending balik lagi lah yang semula biar gagahnya kelihatan lagi lah," ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan adanya ejekan yang pernah terlontar kepadanya. Disebut polisi KW menjadi salah satu ejekan tersebut.

"Ya pertama-tama iya emang ejekan, yang polisi KW lah polisi apa lah tapi ya seiring berjalannya waktu udah menrima sih sekarng pertama-tama aja pas pemakaian pas pengesahan ini," ujarnya.

Satpam lainnya, Rusdiyan, juga menyebut seragam satpam mirip polisi ini membuat penjahat menjadi takut. "Pernah waktu lagi jalan banyakan mereka pada takut karena ngiranya satu banyak ada tilangan atau ada demo gitu, jadi sebenarnya sih bisa dibedain untuk seragam satpam sama polisi kan ada dari nama sini udah ketahuan jadi yang kayak begitu biasanya yang takut sama kita parno ya penjahat," ujar Rusdiyan, satpam BP2MI, Jakarta Selatan.

Rusdiyan tidak setuju dengan warna krem seragam baru satpam. Dia lebih menyukai warna biru lama seragam satpam.

"Ya kalau dibilang nggak setuju sih 100 persen enggaklah mendingan seragam yang biru aja sekalian kayak dulu biar kita kayak Damkar aja udah, jadi aman kita nggak kotor," ucap Rusdiyan.

"Kalau untuk satpam bukannya kita nggak mau pakai seragam yang India itu, mendingan pakai seragam ini karena kita kan banyakan di lapangan kalau pakai itu ya busyet kotor," ujarnya.

Selain itu, Rusdiyan mengaku merasa tidak nyaman dengan seragam satpam yang mirip polisi ini. Dirinya merasa canggung ketika bertemu dengan polisi Sabhara.

"Canggung malah kalau ketemu sama seragam benarnya, waktu ketemu sama seragam Sabhara saya merasa kayak ondel-ondelan," ujar Rusdiyan.

"Canggung dengan uniformnya, kalau saya pernah kan demo, Sabhara pakai atribut lengkap kita pakai seragam ini ya canggung lah," ucapnya.


(mae/mae)