Pansus DPR: Ibu Kota Baru Dipimpin Kepala Otorita, Bukan Gubernur

Matius Alfons - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 21:28 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa.
Saan Mustopa (dok: www.nasdem.id)
Jakarta -

Wakil Ketua Pansus RUU Ibu Kota Negara (IKN), Saan Mustopa, menyebut ibu kota baru setingkat provinsi tidak akan dipimpin oleh seorang gubernur. Saan menyebut ibu kota negara baru akan dipimpin oleh kepala otorita.

"Jadi siapa yang menyelenggarakan pemerintahan daerah khusus itu? Yang menyelenggarakan pemerintahan daerah khusus ibu kota negara itu namanya otorita. Jadi otorita itu adalah yang menyelenggarakan pemerintah daerah khusus ibu kota negara, (pimpinannya) kepala otorita," kata Saan kepada wartawan, Senin (17/1/2022).

Saan mengatakan keputusan itu juga atas permintaan pemerintah pusat. Dia beralasan ada kekhususan di ibu kota negara baru tersebut sehingga bisa dipimpin oleh kepala otorita.

"Pemerintah (maunya) otorita, jadi bukan lagi gubernur. Kan gini, tetap itu merujuk pada pasal 18B, 18B itu independen ya bahwa kekhususan itu bisa bentuk otorita, bisa gubernur, bisa bupati kalau setingkat itu. Jadi clear, jadi kepalanya itu kepalanya adalah kepala otorita, bukan lagi gubernur," ucapnya.

Saan menegaskan bentuk ibu kota negara tetap akan menjadi pemerintah daerah khusus setingkat provinsi. Namun, yang berbeda, kata dia, ibu kota baru tersebut akan dipimpin oleh kepala otorita.

"Jadi gini, saya sederhanakan ya, ini tetap namanya itu pemerintahan daerah khusus ibu kota negara. yang selanjutnya disebut otorita IKN, nah otorita adalah penyelenggara pemerintahan daerah khusus ibu kota negara. Nanti siapa ini nya? maka dia kepala otorita, bukan gubernur," ujarnya.

Simak video 'Nama Ibu Kota Baru Pilihan Jokowi: Nusantara':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: