Nenek di Kaltim Legawa Divaksinasi Usai Dagangannya Diborong Polisi

Muhammad Budi Kurniawan - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 20:54 WIB
Nenek di Kaltim legowo divaksinasi usai dagangannya diborong polisi (dokumen istimewa)
Nenek di Kaltim legawa divaksinasi usai dagangannya diborong polisi (Dok. Istimewa)
Samarinda -

Nenek pedagang sayur di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), legawa untuk disuntik vaksin setelah dagangannya diborong polisi. Nenek bernama Wasiem (61) itu sempat menolak vaksin karena berbagai alasan.

"Awalnya ibu ini kita datangi tapi tidak mau divaksin, alasannya takut dan tidak punya waktu karena harus menjaga dagangannya seharian. Sempat anggota kita menawarkan diri untuk menjaga jualannya, namun ditolak dengan ibu ini," ujar Kapolsek Samarinda Kota Kompol Creato Sonitehe Gulo kepada wartawan, Senin (17/1/2022).

Polisi awalnya mendatangi lapak jualan nenek Wasiem pada Jumat (14/1) di pinggir Jalan Jelawat, Samarinda, namun mendapat penolakan. Kemudian, polisi kembali mendatangi nenek Wasiem pada Minggu (16/1).

Pada akhirnya petugas memborong seluruh dagangan sayur sang nenek agar mau divaksinasi. "Alhamdulillah setelah kita borong, ibu kita ini mau di antara untuk di vaksin," katanya.

Gulo menyebut seluruh dagangan sayur nenek Wasiem diborong semua dengan harga Rp 500 ribu. Dagangan tersebut dibagikan ke personel di lingkungan Polsek.

Sementara itu, nenek Wasiem mengaku berjualan sayur sejak 10 tahun terakhir. Mengenai dia yang belum pernah melakukan vaksinasi, nenek Wasiem mengaku takut lantaran mendengar pemberitaan tentang dampak vaksinasi.

"Belum, Mbah ketakutan, tapi ya bismillah lah kita manut sama pemerintah, kita niatnya selamat minta seger waras," ucap nenek Wasiem.

Dijelaskan Gulo, vaksinasi di wilayahnya memang ada yang dilakukan dengan cara mendatangi langsung warga-warga, khususnya kaum lansia yang diduga belum mengikuti program vaksinasi sama sekali.

"Program cari jemput antar (cetar) ini sendiri untuk mempercepat vaksinasi bagi masyarakat lanjut usia di sekitar wilayah kita yang diprakarsai langsung Pak Kapolres (Samarinda)," ucap Gulo.

"Saat ini kita sudah mencapai target 60 persen vaksinasi untuk lansia, ya kita menargetkan vaksin ini bisa sampai di angka 100 persen," bebernya.

(hmw/mud)