Bocah Hilang Diterkam Buaya di Sumbar Ditemukan Tewas

Jeka Kampai - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 20:42 WIB
Proses evakuasi bocah diterkam buaya di Agam, Sumbar
Proses evakuasi bocah diterkam buaya di Agam, Sumbar (Foto: dok. Istimewa)
Agam -

Nisa (9), bocah SD yang hilang diterkam buaya di Sungai Batang Masang, Nagari Manggopoh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan 3 kilometer dari lokasi hilang.

Kepala BKSDA Agam, Ade Putra, mengatakan jasad korban ditemukan pada Senin (17/1/2022), sekitar pukul 17.30 WIB. Nisa diketahui hilang diterkam buaya pada Senin pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, setelah mandi pagi sebelum berangkat ke sekolah.

"Betul. Korban sudah berhasil ditemukan. Posisinya sekitar tiga kilometer dari lokasi awal," kata Ade saat dihubungi, Senin (17/1) malam.

Ada kemudian mengungkap kondisi jasad korban ketika ditemukan. Ade mengatakan, pada jasad korban, terdapat beberapa luka bekas gigitan.

"Hanya ada beberapa bekas gigitan satwa. Tapi (tubuh) korban dalam kondisi utuh," katanya.

Jasad korban langsung dibawa ke rumah duka. Sesuai dengan permintaan keluarga, tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Nisa diterkam buaya setelah mandi menjelang berangkat sekolah. Nisa diterkam kabur buaya di hadapan Mila, kakaknya sendiri.

Kepada petugas dan Wali Nagari Manggopoh. Ridwan Dt. Tumbijo, Mila menceritakan detik-detik kejadian.

Menurut Mila, ia dan adiknya baru selesai mandi di sungai Batang Masang yang ada di Saetah itu. Mereka hendak sekolah pagi itu. Nisa duduk di bangku SD, sedangkan Mila pelajar SMK.

Setelah mandi, Mila dan adiknya pulang. Mereka berjalan menyusuri pinggiran sungai. Saat jalan agak menanjak, Mila berjalan di depan. Saat itulah, ia kaget, karena mendengar ada suara benda jatuh.

"Saat menjelang pulang, Mila berjalan di depan, dan adiknya Nisa berjalan di belakang. Tak jauh dari tepian sungai, Mila mendengar ada suara aneh, bunyi orang jatuh di tanah, sehingga Mila menoleh ke belakang. Ternyata tubuh adiknya sudah berada di mulut buaya," kata Ridwan.

Dalam suasana panik, Mila mencoba menarik tubuh adiknya dari mulut buaya. Namun sang buaya sudah berada di aliran sungai dan dengan cepat melarikan tubuh Nisa. Mila pun terus mengejar, namun gagal.

(lir/lir)