KPK Bicara soal 'Keharusan' Penyelenggara Negara di Pelaporan Gibran-Kaesang

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 16:58 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah dan Kaesang Pangarep, Sabtu (27/3/2021).
Gibran dan Kaesang (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Jakarta -

KPK masih melakukan verifikasi dan telaah lebih lanjut soal adanya laporan dugaan KKN terhadap Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. KPK berbicara soal 'keharusan' penyelenggara negara dalam suatu tindak pidana korupsi.

"Apakah kemudian tidak ada peristiwa pidana dan itu adalah korupsi, maka berikutnya apakah diduga dilakukan oleh penyelenggara negara? Siapa penyelenggara negara? Salah satunya misalnya di sana kalau kemudian di dalam struktur pemerintahan ada eselon 1 gitu ya, kemudian kepala daerah, bupati, gubernur dan seterusnya, ada semua ketentuan semua penyelenggara negara (dalam perkara korupsi)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Senin (17/1/2022).

Ali mengatakan wewenang KPK tentu dibatasi oleh undang-undang yang mengharuskan adanya satu penyelenggara negara. Hal itu tertuang dalam Pasal 11 Undang-Undang KPK.

"Dalam perkara korupsi, KPK itu dibatasi oleh Undang-Undang KPK, baik itu Undang-Undang KPK yang lama ataupun yang baru tetap sama, walau kewenangan KPK dibatasi sebagaimana pasal 11, harus ada dasar, ini imperatif, tidak boleh diabaikan, satu penyelenggara negara," katanya.

Selanjutnya, Ali mengatakan KPK tentu tetap melakukan verifikasi di setiap laporan yang diterima. KPK masih memastikan laporan Gibran dan Kaesang itu merupakan wewenang KPK.

"Sebagaimana yang sudah kami sampaikan, terkait dengan laporan ini tentu KPK sudah menerimanya. KPK sudah menerima di bagian persuratan, berikutnya ada verifikasi, ada telaahan untuk memastikan apakah itu menjadi kewenangan KPK atau bukan, kalau kemudian ada dugaan peristiwa pidana korupsinya," ujarnya.

"Pada prinsipnya terkait dengan laporan ini kami sudah menerima dan meneruskan bagaimana kami melakukan verifikasi dan telaah. Aturan-aturan dalam menerima laporan tentu kami patuhi dan taati," tambahnya.

Lihat juga video 'Ubedillah Dipolisikan Usai Laporkan Gibran, Benny Harman: Harusnya Dia Dijaga':

[Gambas:Video 20detik]