Personel Brimob Ditembak KKB dari Belakang di Pegunungan Bintang

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 15:38 WIB
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal (Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Seorang personel Brimob, Bharatu Bachtiar, ditembak teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Pegunungan Bintang, Papua, tadi pagi. Pelaku penembakan diduga komplotan KKB pimpinan Lamek Alipki Taplo.

"Pada hari Senin, tanggal 17 Januari 2022, bertempat di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, telah terjadi kontak tembak antara Satgas Tindak Nemangkawi (Belukar) dengan kelompok kriminal bersenjata Ngalum Kupel pimpinan Lamek Alipki Taplo," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal di Mabes Polri, Jaksel, Senin (17/1/2022).

Kamal menjelaskan penembakan itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIT. Kamal mengatakan Bachtiar saat itu sedang memantau situasi keamanan di sekitar Pos Belukar Kiwirok.

Saat kejadian, cuaca berkabut tebal. Bachtiar tiba-tiba tertembak dari belakang oleh KKB.

"Pada saat itu cuaca sedang terjadi kabut yang sangat tebal. Tiba-tiba sekira pukul 06.50 WIT dari arah sebelah kiri pos, terjadi tembakan ke arah Pos Belukar yang menyerempet punggung dari Bharatu Bachtiar," jelas Kamal.

Kamal mengatakan penembakan terhadap Bachtiar dibalas tembakan oleh aparat. personel Satgas Tindak Nemangkawi melepas tembakan balasan ke arah KKB.

"Pada pukul 06.52 WIT, selanjutnya personel Satgas Tindak Nemangkawi yang berada di Pos Belukar membalas tembakan ke arah tembakan dan terjadi kontak tembak," tutur Kamal.

Kamal mengatakan Bachtiar mengalami luka di bagian punggung akibat tembakan tersebut. Bachtiar langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

"Bharatu Bachtiar luka goresan akibat terserempet peluru di bagian punggung. Mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan," imbuhnya.

(drg/aud)