Ibu Bayi Meninggal di Ambulans soal Lewati RS Terdekat: Tak Punya Biaya

Ibnu Munsir - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 15:14 WIB
Vivi Sumiati, ibu bayi tujuh bulan yang meninggal di ambulans gegara tak diberi jalan (detikcom/Ibnu Munsir)
Vivi Sumiati, ibu bayi tujuh bulan yang meninggal di ambulans gegara tak diberi jalan. (detikcom/Ibnu Munsir)
Makassar -

Vivi Sumiati, ibu bayi tujuh bulan yang meninggal di ambulans gegara tak diberi jalan oleh pengendara lain di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), buka suara soal sorotan tak ke rumah sakit terdekat saat kondisi bayinya darurat. Vivi mengaku terpaksa melewati sejumlah RS terdekat lantaran tak memiliki biaya.

"Kendala biaya kasihan," kata Vivi saat ditemui detikcom di rumahnya di Jalan Minasaupa, Kecamatan Rappocini, Makassar, Senin (17/1/2021).

Vivi juga mengindikasikan terkendala administrasi apabila hendak berobat ke RS tertentu sehingga dia memilih ke RSUD Daya Makassar meski jaraknya berkali-kali lipat lebih jauh.

"Ke depan semoga memudahkan pelayanan kesehatan kasihan, sama urus-urus kartu keluarga (KK)," katanya.

Vivi mengaku sempat membawa bayinya ke puskesmas terdekat namun pelayanan kesehatan yang ada dinilainya belum memadai. Vivi juga mengaku sudah ke RS lainnya tapi lagi-lagi terkendala biaya.

"(Waktu anak saya ) panas batuk berdahak saya pertama ke Puskesmas Kassi-kassi tidak lengkap alatnya toh, jadi saya pergi ke RS Bahagia di situ kasih masuk anakku kasihan, ibu kita mau tinggal anak ta atau tidak, saya mau kasih tinggal, tapi terkendala biayanya jadi bagaimana ini ibu," ucapnya.

"Jadi bagaimana ibu saya kasih solusi, saya rujuk ke RS Daya toh. Jadi salahnya dokter tidak na kasih ka rujukan to, kan biasanya ada surat rujukan, ini tidak ada. Tidak ada sama sekali, jadi saya bawa pulang lagi anakku ke rumah ke sini," imbuhnya.

Dalam perjalanan, Vivi mengaku kembali harus berhadapan dengan kendala lainnya menuju RSUD Daya Makassar. Arus lalu lintas yang padat menyulitkan kendaraan ambulans melintas.

"Macet ki, pengendara juga mau ji asal-asal saja, tidak mengerti ini apalagi ambulans darurat ini, akhirnya (meninggal) kembali pulang, anakku meninggal saya kasih pulang. Jadi menuju ke Daya sementara di Jalan Urip meninggal di situ kasihan," jelasnya.

(hmw/mud)