Profil Ka BAIS TNI yang Diajak Ngobrol Jokowi Sebelum ke Bandung

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 12:25 WIB
Presiden Jokowi dan Letjen Joni S
Foto: Presiden Jokowi dan Letjen Joni S di Lanud Halim Perdanakusuma, Jaktim, Senin (17/1/2022) pagi. (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS), TNI Letjen Joni Supriyanto nampak diajak bicara oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim). Joni semula berdiri tegap di samping Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Setelah itu Joni memberi hormat kepada Jokowi yang menghampirinya. Joni tampak membawa map.

Hal tersebut nampak dari foto yang dibagikan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Senin (17/1/2022). Momen itu terjadi sebelum Jokowi bertolak ke Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Pada foto lainnya, terlihat Joni menyimak serius omongan Jokowi. Belum ada keterangan mengenai isu yang sedang dibicarakan keduanya.

Berikut profil Ka Bais, Letjen Joni Supriyanto, yang diajak ngobrol serius dengan Jokowi pagi tadi:

Joni menduduki jabatan Ka BAIS sejak Oktober 2020, semasa kepemimpinan Marsekal (Purn) TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI. Jenderal bintang tiga ini pernah menduduki jabatan strategis di lingkungan Mabes AD hingga Mabes TNI.

10 tahun lalu, Joni menjabat sebagai Danrem 043/Garuda Hitam (Gatam), Lampung. Jabatan itu didudukinya sejak 2011 hingga 2012.

Pada 2014 hingga 2015 silam, alumnus Akademi Militer (Akmil) tahun 1986 ini dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Asintel Panglima TNI. Dari jabatan itu, jenderal kelahiran 6 Juni 1964 tersebut dimutasi sebagai Kasdam IV/Diponegoro.

Kemudian Joni ditarik untuk berdinas di Mabes AD sebagai Satf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Dia selanjutnya dimutasi sebagai Wakil Kepala (Waka) BAIS.

Jenderal asal Gunungkidul, DIY ini juga sempat menduduki jabatan Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya) melalui Surat Keputusan Nomor 196/III/2018 tertanggal 2 Maret 2018, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga 2019. Dari situ, Joni dipromosikan job bintang tiga sebagai Kasum TNI, sebelum akhirnya menjabat Ka BAIS hingga sekarang.

Usai pergantian Panglima TNI dari Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto ke Jenderal Andika Perkasa, November 2021, sosok Joni ramai disorot sebagai salah satu calon kuat KSAD. Kendati akhirnya Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang diumumkan sebagai KSAD pengganti Jenderal Andika.

Lihat juga video 'Jokowi: Jangan Pagari Mahasiswa Terlalu Banyak Prodi Fakultas':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/fjp)