Hakim ke Azis Syamsuddin: Berikan Keterangan Jujur!

Zunita Putri - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 11:12 WIB
Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menyampaikan keterangan dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap penanganan perkara yang diusut KPK dengan terdakwa, mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju dan pengacara Maskur Husain di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (25/10).
Azis Syamsuddin (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Majelis hakim meminta Azis Syamsuddin jujur memberikan keterangan sebagai terdakwa. Mantan Wakil Ketua DPR itu didakwa memberikan suap ke mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju.

"Majelis meminta agar Saudara memberikan keterangan yang jujur di pemeriksaan ini, karena kalau Saudara jujur dalam memberikan keterangan maka itu akan menjadi variabel yang dapat menjadi pertimbangan meringankan Saudara jika Saudara terbukti melakukan tindak pidana yang didakwakan," ujar hakim ketua Muhammad Damis sebelum memeriksa Azis sebagai terdakwa dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (17/1/2022).

Azis pun mengamini permintaan hakim. Saat ini hakim ketua Muhammad Damis sedang memeriksa Azis Syamsuddin.

Dalam sidang ini, Azis Syamsuddin didakwa memberi suap ke mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju alias Robin dan Maskur Husain sekitar Rp 3,6 miliar.

Jaksa mengatakan Azis memberi suap itu dengan maksud agar AKP Robin selaku penyidik KPK saat itu mengurus kasus yang melibatkan namanya dan Aliza Gunado. Azis disebut jaksa memberi suap agar dia dan Aliza Gunado tidak menjadi tersangka KPK berkaitan dengan kasus DAK Lamteng 2017.

Vonis AKP Robin

Terkait kasus ini, AKP Robin sudah dijatuhi vonis oleh majelis hakim. Robin divonis 11 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

AKP Robin dinyatakan bersalah bersalah menerima suap dari sejumlah orang yang totalnya Rp 11,538 miliar berkaitan dengan penanganan perkara di KPK. Hakim mengatakan salah satu uang yang diterima Robin dari Azis Syamsuddin.

Berikut ini rincian uang yang diterima:

1. Walkot Tanjungbalai nonaktif M Syahrial sejumlah Rp 1.695.000.000;
2. Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado sejumlah Rp 3.099.887.000 dan USD 36.000;
3. Eks Walkot Cimahi Ajay Muhammad Priatna sejumlah Rp 507.390.000;
4. Usman Effendi sejumlah Rp 525.000.000;
5. Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari sejumlah Rp 5.197.800.000.

Simak juga 'Momen Azis Syamsuddin dan Saksinya Nangis di Persidangan':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/dhn)