Kecurigaan Polisi Usai Korban Perkosaan Beri Pengakuan Mengejutkan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 06:31 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Seorang petani berusia 45 tahun di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), harus berurusan dengan polisi karena diduga memperkosa putri kandungnya yang berusia 27 tahun hingga hamil dan melahirkan. Namun, pengakuan anak petani itu membuat geger warga dan pihak kepolisian.

Petani yang diduga memperkosa anaknya hingga melahirkan itu dilaporkan oleh sang istri. Korban kemudian diperiksa oleh pihak kepolisian terkait pemerkosaan yang diduga dilakukan ayahnya.

"Istri tersangka sudah melapor ke polres dan ditangani PPA (unit Pelayanan Perempuan dan Anak). Kemarin (korban) sudah diperiksa oleh PPA," ungkap Kapolsek Tinambung AKP Rustam Gani saat dimintai konfirmasi, Jumat (14/1).

Polisi menjelaskan kasus ini berawal dari informasi korban melahirkan di luar nikah sehingga meresahkan tetangganya. Polisi, yang juga menerima informasi itu, lantas melakukan pengecekan.

"Disampaikan bahwa ada salah satu warga yang melahirkan namun tidak diketahui siapa bapaknya. Setelah dilakukan crosscheck ternyata betul ada kejadian seperti itu," ujar Rustam.

Menurut Rustam, korban sempat mengatakan ayah bayi yang baru dilahirkannya adalah warga Mamuju dan sudah meninggal dunia. Namun keterangan korban berubah-ubah sehingga membuat polisi curiga.

"Setelah beberapa jam, dia (korban) mengaku dihamili orang (warga) Kalukku. Saat itu pihak keluarga bersepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan," terangnya.

Namun, berselang dua hari kemudian, keterangan korban kembali berubah. Baru kemudian korban mengaku dihamili oleh ayahnya sendiri.

"Berdasarkan informasi dari kepala desa, korban mengaku jika yang menghamilinya adalah bapaknya," beber Rustam.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan juga 'Kakek Ngaku Dukun Perkosa ABG di Kulon Progo':

[Gambas:Video 20detik]