Mahasiswi di Sumut Tewas Ditabrak Mobil Saat Kejar Penjambret Tasnya

Ahmad Fauzi Manik - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 18:50 WIB
due pengendara speda motor menjambret pejalan kaki
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Padangsidimpuan -

Seorang Mahasiswi korban penjambretan tewas setelah mengalami kecelakaan saat mengejar para pelakunya. Insiden itu memicu warga untuk ikut mengejar pelaku penjambretan.

Dua pelaku akhirnya berhasil ditangkap warga dan menjadi bulan-bulanan sebelum diamankan polisi. Peristiwa yang cukup menghebohkan ini terjadi di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut).

"Ya, tadi siang. Diperkirakan jam 12.50 (WIB) ya kejadiannya. Di Jalan Raja Inal Siregar Kecamatan Batunadua," kata Kapolres Padangsidempuan AKBP Juliani Prihartini kepada wartawan, Minggu (16/1/2022).

Juliani mengatakan korban tewas berinisial MNH (25) warga Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Dia tewas setelah sepeda motornya menabrak sebuah mobil tak jauh dari lokasi penjambretan.

Sementara untuk dua pelakunya, Juliani mengatakan sedang mendapat pengobatan di Rumah Sakit setelah diamuk massa. Hingga kini polisi masih mengumpulkan data terkait dengan peristiwa ini.

Dari informasi yang dihimpun, korban tewas merupakan mahasiswi di sebuah Perguruan Tinggi Negeri Padangsidimpuan. Saat peristiwa terjadi, korban disebutkan baru usai mengantarkan ibunya ke sebuah pondok pesantren yang juga berada di Kecamatan Batunadua.

Saksi mata di TKP menyebutkan ketika itu korban yang sedang melintas, tiba-tiba dikejutkan saat tasnya ditarik dua pelaku penjambretan itu. Tak terima atas perbuatan kedua pelaku, korban pun mengejar para penjambret.

Namun belum jauh dari TKP, korban ternyata tidak mampu menghindari tabrakan dengan sebuah mobil minibus. Akibatnya korban pun tewas di tempat kejadian.

Peristiwa ini ternyata diketahui oleh banyak orang. Hingga beberapa warga juga memutuskan ikut mengejar sepeda motor pelaku penjambretan tersebut.

Kedua pelaku akhirnya bisa ditangkap warga. Warga yang kesal pun langsung menjadikan kedua pelaku sebagai bulan-bulanan.

Simak juga 'Saat Sejoli Jambret Ponsel Bocah di Sukabumi':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)